Jakarta, TopBusiness—PT Kencana Energi Lestari, Tbk., memaparkan adanya bencana tanah longsor ke PLTA Pakkat di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kecamatan Pakkat, Sumatera Utara. Itu terjadi di 3 Desember 2025, jam 14.30.
“Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam peristiwa itu,” kata Sekretaris Perusahaan Kencana Energi Lestari, Diana Limardi, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.
Diana menjelaskan bahwa, akibat bencana itu, PLTA Pakkat berhenti operasional.
“Perseroan akan menyampaikan informasi tambahan apabila terdapat perkembangan material terkait hasil investigasi dan analisis atas peristiwa ini,” kata Diana.
Diana pun menjelaskan bahwa, akibat bencana itu,perusahaan tersebut bersama pihak-pihak terkait masih melakukan investigasi dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya ke operasional PLTA Pakkat.
Dari segi hukum, tidak ada dampak atas bencana itu.Perusahaan itu masih melakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui dampak keuangan dari peristiwa ini.
“Namun dapat disampaikan bahwa kami tidak akan dikenakan denda oleh PLN karena hasil produksi PLTA Pakkat sebelum terjadinya peristiwa, telah hampir mencapai 100% dari ECE,” kata Diana.
Pun, peristiwa yang terjadi merupakan force majeure sebagaimana dalam PPA.
Perusahaan itu optimis bahwa peristiwa ini tidak mengganggu kelangsungan usaha.
Diana pun menjelaskan, PLTA Pakkat merupakan salah satu dari empat proyek PLTA yang telah beroperasi secara komersil. “Proyek kami yang lain tetap beroperasi secara normal.”
