Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (09/11/2021) diproyeksikan naik.
Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Akan Naik Hari Ini.
Bursa AS ditutup lebih tinggi semalam. Dow Jones naik 0,29%, begitu pula S&P 500 (+0,07%) dan Nasdaq (+0,09%). Pasar merespon positif keputusan DPR yang meloloskan anggaran infrastruktur bipartisan senilai USD 1 triliun. Minggu ini, data indeks harga konsumen (CPI) AS akan dirilis (perkiraan: +5,9% yoy).
Pasar komoditas cukup beragam kemarin (11/8). WTI turun 0,23% menjadi USD 82,0/bbl, Brent relatif datar (-0,01% menjadi USD 83,7/bbl). Batubara naik 4,49% menjadi USD 163.0/ton, nikel naik 0,95% menjadi USD 19.607/ton, dan CPO naik 0,31% menjadi MYR 4.895/ton. Emas naik 0,51% menjadi USD 1.826/toz.
Bursa Asia sebagian besar ditutup melemah kemarin, Kospi turun 0,31%, Nikkei turun 0,35%, Hang Seng turun 0,43%, sementara Shanghai naik 0,20%. Indeks EIDO ditutup naik 0,93%, sedangkan IHSG ditutup naik 0,77% menjadi 6.632, dengan net buy asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBCA (Rp 327,7 miliar), diikuti KLBF (Rp 185 miliar), dan ARTO (Rp 135,5 miliar). Sedangkan outflow asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BMRI (Rp 56 miliar), disusul BBRI (Rp 52,5 miliar), dan TOWR (Rp 29,9 miliar). Top leading mover adalah BBCA, ARTO, dan BBHI, sedangkan BMRI, DCII, dan TLKM menjadi top lagging mover.
Sebanyak 244 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia pada Senin (11/8), dengan angka positif 0,2%. Sejauh ini, 4,2 juta kasus telah dilaporkan di Indonesia, dengan 4,1 juta pasien sembuh (tingkat kesembuhan: 96,4%, kasus aktif: 9 ribu). Terkait vaksinasi, sejauh ini 125 juta orang di Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (+288.000 pada hari Senin), dan 79,2 juta telah menerima dosis kedua (+218.000 pada hari Minggu).
Pagi ini, Kospi naik 0,41% dan Nikkei naik 0,34%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak naik hari ini, didorong oleh pergerakan positif pasar global dan regional,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
