Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (03/7/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Saham AS ditutup menguat pada Selasa (2/7). Dow +0,41%, S&P 500 0,62%, dan Nasdaq 0,84%. S&P ditutup diatas level 5.500 untuk pertama kali didukung oleh lonjakan saham Tesla dan indikasi adanya penurunan suku bunga.
Pasar komoditas ditutup mixed. Minyak WTI -0,41% menjadi USD 83,1/bbl, batu bara +0,11% di USD 132,3/ton, nikel -2,22% menjadi USD 17.057/ton, CPO +2,66% menjadi MYR 4.090. dan emas -0,05% menjadi USD 2.340/toz.
Bursa Asia sebagian besar ditutup menguat pada Selasa (2/7). Nikkei +1,12%, Hang Seng 0,29%, dan Shanghai 0,08%.
Sementara IHSG ditutup pada level 7.125,14 (-0,20%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 487,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 264,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 223,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 248,2 miliar), BMRI (Rp 129,6 miliar), dan AMMN (Rp 37,2 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 156,7 miliar), ASII (Rp 87,7 miliar), dan BREN (Rp 36,4 miliar). Top leading movers emiten BYAN, BRPT, BBCA, sementara top lagging movers emiten BREN, BBRI, TLKM.
Nikkei (+0,33%) dan KOSPI (0,59%) dibuka menguat pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan sentimen dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
