TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Pasar Lahan Industri Kuat daripada 2 Tahun Lalu

Achmad Adhito
3 December 2024 | 06:56
rubrik: Business Info
Pengembangan Kawasan Industri Perlu Dana Besar dan Passion

Ilustrasi Pabrik/ Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Pasar lahan industri di Indonesia mencapai tonggak pencapaian yang signifikan hingga Q3 2024, melampaui total penjualan tahun 2023 dan bahkan melebihi rekor yang dicapai sejak tahun 2020. Penyerapan lahan hingga tahun 2024 mencapai 320 hektar, sehingga menjadi peningkatan yang substansial dibandingkan rata-rata tahunan sebesar 200 hektar yang tercatat dari tahun 2020 hingga 2023.

Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, mengatakan bahwa kinerja yang baik ini menandakan pemulihan yang kuat serta pertumbuhan yang kokoh dalam sektor industri.

“Ekspansi cepat dari sektor kendaraan listrik (EV), ditambah dengan kontribusi yang konsisten dari sektor industri utama lainnya, menandai periode ini sebagai fase transformasi bagi sektor tersebut,” kata Ferry secara tertulis, hari ini.

Pendorong utama di balik pertumbuhan ini adalah sektor kendaraan listrik (EV), yang telah muncul sebagai kekuatan dominan dalam permintaan lahan industri, melampaui sektor data centre yang sebelumnya memimpin pasar. Lonjakan industri terkait kendaraan listrik, termasuk produksi baterai dan kegiatan pendukung lainnya, memerkuat peran penting sektor otomotif dalam ekspansi ini.

Di luar sektor kendaraan listrik (EV), industri lain juga memainkan peran penting dalam memertahankan pertumbuhan. “Sektor-sektor seperti bahan bangunan, barang konsumen (FMCG), makanan dan minuman (F&B), elektronik, serta farmasi, telah memberikan kontribusi besar terhadap penjualan lahan secara keseluruhan,” kata Ferry.

Meskipun sektor pusat data tetap relevan, sektor ini mengalami penurunan dalam pembelian lahan, dengan penjualan turun menjadi 35,6 hektar pada Q3 2024, dibandingkan dengan 67,4 hektar pada tahun 2023, terutama di kawasan industri.

BACA JUGA:   Tren Hybrid Working, Perusahaan yang Responsif akan Fleksibel
Tags: colliers indonesiadata centerkawasan industrikendaraan listrikpasar lahan industri
Previous Post

IHSG Diperkirakan Rawan Koreksi

Next Post

NTT Data Akuisisi Niveus untuk Percepat Google Cloud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR