Jakarta-Minat penerbitan obligasi pada tahun ini masih semarak namum penerbitan saham baru perdana atau initial publik ofefring masih sepi peminat. Hal itu tergambar dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir minggu ini.
Menurut Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI, Yulianto Adi Sadono bahwa pencatatan surat utang di BEI terjadi pada Rabu (12/4), dengan telah dicatatkannya Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II Tahun 2017 yang diterbitkan oleh Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp5,1 triliun.
“Dengan demikian total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 15 emisi dari 14 emiten senilai Rp27,49 triliun,” terang dia dalam siaran pers, Sabtu(15/2/2017).
Ia merinci, dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 321 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp324,82 triliun dan USD67,5 juta, diterbitkan oleh 108 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) yang telah tercatat di BEI berjumlah 96 seri dengan nilai nominal Rp1.889,40 triliun dan USD1.240 juta serta 7 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp2,71 triliun.(az)