TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tak Ibu Kota Lagi, Jakarta Bisa Lebih Layak Huni

Achmad Adhito
12 December 2024 | 15:03
rubrik: Business Info
Kelompok Tenant-Baru Ekspansi Perkantoran Jakarta

Perkantoran di CBD Jakarta (Foto: Dhi)

Jakarta, TopBusiness—Banyak pertanyaan muncul mengenai bagaimana masa depan Jakarta setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara. Wajar jika muncul kekhawatiran terutama mengenai kelangsungan aktivitas bisnis di dalam kota Jakarta, mengingat posisinya sebagai pusat ekonomi terbesar di Indonesia.

Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, mengatakan: “Dalam konteks relokasi ibu kota Indonesia ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Jakarta diproyeksikan menjadi lebih layak huni dengan berkurangnya kemacetan lalu lintas, yang pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap meningkatkan nilai properti di berbagai area.”

“Pengosongan gedung-gedung pemerintah di lokasi strategis dapat menciptakan peluang baru untuk pengembangan komersial di dalam kota,” kata Ferry hari ini dalam keterangan yang diterima Majalah TopBusiness.

Berdasarkan penelitian Colliers, Jakarta, dengan infrastruktur yang berkembang pesat dan sejarah ekonomi yang kuat, tetap menjadi magnet investasi bagi pelaku bisnis domestik dan internasional. Sebagai kota terbesar dan pusat ekonomi nasional, Jakarta memainkan peran penting melalui sektor perdagangan, informasi dan komunikasi, industri, dan keuangan.

Kantor Jadi Tempat Tinggal

Sektor perkantoran komersial di Jakarta sedang menghadapi kelebihan pasokan, dengan 2,43 juta meter persegi ruang kosong, sehingga memerketat persaingan dan menyulitkan gedung-gedung lama untuk menarik penyewa. “Dalam konteks ini, mengubah kantor lama pemerintah menjadi unit hunian tampaknya bisa menjadi pilihan yang paling realistis dan strategis,” kata Ferry.

Gedung Pemerintah untuk Perhotelan

Seiring dengan kosongnya gedung-gedung pemerintah di Jakarta, salah satu opsi adalah dengan mengubahnya menjadi hotel. Tidak semua gedung sesuai untuk diubah menjadi hotel bisnis besar.

Struktur yang lebih kecil dan unik mungkin lebih cocok untuk diubah menjadi hotel butik dengan kapasitas sekitar 60 kamar. “Meskipun Jakarta saat ini dikenal sebagai pusat bisnis, kota ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata,” ucap Ferry lagi.

BACA JUGA:   Cadangan Devisa RI Naik dan Memadai
Tags: colliers indonesiaferry salantoibu kota pindah
Previous Post

Berkaca dari Pengalaman Inggris dalam Mengintegrasikan Energi Terbarukan ke Jaringan Listrik

Next Post

Perkuat Ekosistem Digital, Telkom Gaet Alibaba Cloud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR