TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Saham Unggulan Minggu Ini: Diwarnai Sentimen Positif Trump

Achmad Adhito
20 January 2025 | 09:08
rubrik: Capital Market
Saham-Waran Ini Distop untuk Cooling Down

Ilustrasi Bursa Saham/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau setelah menguat sebesar 0,66% ke level 7.154,65 pada akhir perdagangan, Jumat, 17 Januari 2025. Community Lead Indo Premier Sekuritas (IPOT) Angga Septianus menegaskan pada minggu ini IHSG diprediksi bergerak di rentang support 7.100 dan resist 7.200.

“Di bulan Januari sendiri IHSG diperkirakan ditutup di zona hijau dan secara statistik dalam 25 tahun terakhir 56% IHSG ditutup hijau di Januari,” kata dia dalam riset terbaru yang diterima hari ini, oleh wartawan Majalah TopBusiness.

Pergerakan market di zona hijau pada pekan lalu, terang Angga, tertopang 2 top gainers yakni IDX PROPERTY yang mengalami kenaikan. Saham property leader SMRA, PWON, CTRA dan BSDE mengalami lonjakan kenaikan tersengat sentimen diturunkannya suku bunga BI di luar ekspektasi pasar yakni di 5,75%. Sementara itu, IDX ENERGY juga mengalami kenaikan karena kenaikan signifikan saham DSSA.

Adapun 2 top losers pada pekan lalu yakni IDX HEALTH karena penurunan saham rumah sakit dan IDX INDUST karena penurunan saham ASII dan saham penopang IDX INDUST lainnya.

Rekomendasi Pekan Ini

Berbicara tentang potensi market pada 20-24 Januari 2025, Angga menyebutkan 2 sentimen yang wajib diperhatikan para trader yakni pelantikan resmi Donald Trump dan pergerakan nilai tukar Rupiah.

Pelantikan Donald Trump yang resmi diumumkan pada 20 Januari 2025 akan menjadi katalis utama minggu ini dan kedepannya kebijakan tarif Trump akan menjadi highlight utama di 2025.

“Sektor energi dapat diuntungkan dengan terpilihnya Trump karena ia sangat pro-energi fosil,” tegas Angga.

Terkait sentimen Rupiah, jelas Angga, Rupiah berpotensi kembali melemah ke level tertinggi karena suku bunga yang diturunkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

BACA JUGA:   BEI Siap Transaksikan SUN di Pasar Sekunder

Namun demikian, penurunan suku bunga BI justru menjadi sentimen positif domestik dan mengundang asing yang mulai masuk di 3 hari terakhir perdagangan bursa pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Berkaca pada sentimen positif di atas, Angga untuk pekan ini merekomendasikan sejumlah saham dan reksa dana berikut ini.

  1. Buy GOTO (Current Price: 84, Entry: 85, Target Price: 95 (+11,8%), Stop Loss: < 80 (-5,9%), Risk to Reward Ratio = 1 : 2,0). GOTO breakout level resistance 82-84 dan bertahan mengalami lonjakan volume menjadi tanda kelanjutan dari tren GOTO. Selain itu saham teknologi bergerak naik seiring turunnya yield obligasi 10 tahun Indonesia di tengah keputusan BI menurunkan suku bunga untuk mendongkrak ekonomi.
  2. Buy on Pullback INDY (Current Price: 1.680, Entry: 1.640 – 1.655, Target Price: 1.785 (+8,8%), Stop Loss: < 1.595 (-2,7%), Risk to Reward Ratio = 1 : 3,2). Sektor batu bara tengah menanti setidaknya dua sentimen, yakni penerapan mitra instansi pengelola (MIP) dan penurunan tarif royalti batu bara. INDY diuntungkan jika 2 sentimen ini diterapkan.
  3. Buy BMRI (Current Price: 5.875, Entry: 5.875, Target Price: 6.300 (+7,2%), Stop Loss: < 5.650 (-3,8%), Risk to Reward Ratio = 1 : 1,9). Investor asing mulai kembali melakukan pembelian di saham-saham kapitalisasi besar seperti BMRI yang jadi sasaran beli asing di minggu lalu.
  4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD). Reksa Dana Saham Power Fund Series (PFS) XIHD ini berisikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, ASII dan TLKM. Saham-saham ini berpotensi memberikan dividen dengan yield cukup tinggi bervariasi antara 5-7%. “Ketika kondisi tidak menentu maka dividen menjadi satu-satunya hal yang dapat diharapkan,” pungkas Angga.
Tags: angga septianusipotpelantikan donald trumprekomendasi saham mingguansaham gotosaham indy
Previous Post

Batam Harus Siaga Limpahan Rakit Mobil dari Tiongkok

Next Post

Jelang Pelantikan Trump, IHSG Mendaki

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR