Jakarata, TopBusiness – Setelah meraih penghargaan level tertinggi yaitu TOP BUMD Awards Bintang 5 di tahun 2024, Bank Perekonomian Rakyat Sumatera Selatan (Bank BPR Sumsel) tahun ini kembali berhasil menjadi Finalis atau kandidat meraih penghargaan TOP BUMD Awards – ajang tingkat nasional yang diselenggarakan majalah TopBusiness.
Di bawah kepemimpinan Hendera, SE., CRBD, yang menjabat Direktur Utama Bank BPR Sumsel sejak 2 Agustus 2023, setiap tahunnya Bank BPR Sumsel membukukan laba positif sehingga bisa mengurangi akumulasi kerugian tahun-tahun sebelumnya.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP BUMD Awards 2025, secara online, Jum’at, 14/02/2025, yaitu Melani K. Harriman (Melani K. Harriman & Associates), Prof. Satya Arinanto (akademisi Univ. Indonesia), Benyamin De Haan (penasehat MSI Group), dan Subandi (akademisi & Praktisi TI).
Selaras dengan tema TOP BUMD Awards 2025, yaitu “Tata Kelola dan Digitalisasi Dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”, Hendera selaku Direktur Utama dalam sesi Presentasi dan Pendalaman, memaparkan capaian positif Bank BPR Sumsel sepanjang tahun 2024.
Pertama, kinerja per 31 Desember 2024 melampaui target Rencana Bisnis yang telah dibuat dan juga terjadi peningkatan secara Year on Year (YoY).
Kedua, tetap mempertahankan rasio NPL dalam kategori sehat atau kurang dari 5 persen.
Ketiga, setiap tahunnya membukukan laba positif sehingga bisa mengurangi akumulasi kerugian tahun-tahun sebelumnya. “Kami memberikan kontribusi kinerja dengan laba positif setiap tahunnya, sehingga akumulasi kerugian telah menurun sebesar Rp. 10,3 M yang semula sebesar Rp. 28,6 Miliar,” ungkap Hendera.
Keempat, mempertahankan Dana Pihak Ketiga dan meningkatkan penyaluran kredit kepada masyarakat baik Kredit Multi Guna maupun Kredit untuk UMKM.
SDM dan Tata Kelola
Lebih lanjut, Hendera menjelaskan pihaknya terus meningkatkan kompetensi pegawai secara berkesinambungan, mengadakan pelatihan baik dari internal maupun eksternal untuk menciptakan SDM yang handal dan terdepan.
Nilai Tata Kelola per 31 Desember 2024: 2 (Baik). “Dengan upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan, kami bisa mencapai hasil kinerja yang positif dan memiliki nilai komposit GCG tahun 2024 sebesar 2 atau Baik,” ujarnya. Sedangkan peringkat Risiko per 31 Desember 2024: 2 (Sedang).
Pemeriksaan Kantor Akuntan Publik setiap tahun kepada BPR Sumsel dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian.
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Bank BPR Sumsel juga telah memanfaatkan TI dalam operasional kata Hendera.
TRC sangat bermanfaat bagi Bagian Marketing, Funding dan SKK dalam disiplin proses harian, mingguan dan bulanan. Selain itu memudahkan PUK untuk melakukan supervisi terhadap bawahan.
Virtual Account. Dikarenakan BPR belum online, menyebabkan tidak bisa dilakukan transfer dana. Dengan adanya VA, maka nasabah/debitur dapat melakukan angsuran/setoran ke VA yang dimiliki.
AES (Aggregate Exchange System), salah satu web portal intern Bank BPR Sumsel fungsinya untuk mempermudah dalam memproses atau pertukaran data secara cepat, tepat dan akurat. (contoh: data proses pengajuan kredit, data pembukaan rekening)
Komunal merupakan kerjasama digital untuk perluasan jangkauan mendapatkan nasabah deposito
Kontribusi ke Pembangunan Daerah
Kontribusi selain dividen, yang diberikan Bank BPR Sumsel untuk pembangunan perekonomian daerah dengan menyalurkan kredit ke masyarakat dan ke sektor-sektor usaha kecil dan menengah. Bank BPR Sumsel juga mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, instansi maupun pelaku usaha sebagai bentuk literasi dan keuangan tentang perbankan.
Bank BPR Sumsel juga memberikan kontribusi melalui kegiatan CSR seperti bantuan kepada Masyarakat yang kurang mampu, bantuan renovasi dan turut berperan membantu menurunkan inflasi di Provinsi Sumatera Selatan dengan mengadakan Operasi Pasar Murah.
“Pada Tahun 2024 Bank membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp. 7,2 Miliar. Namun, belum bisa memberikan kontribusi dividen kepada pemegang saham dikarenakan masih terdapat akumulasi kerugian tahun-tahun sebelumnya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 pasal 71 tentang Perseroan Terbatas,” pungkas Hendera.
Dalam sesi Nilai Tambah, dewan juri memberikan apresiasi atas pencapaian Bank BPR Sumsel. Mereka juga memberikan sejumlah saran dari aspek kinerja, layanan, tata kelola, pengelolaan SDM dan digitalisasi.
