Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (20/02/2025) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham AS ditutup menguat pada Rabu (19/2): Dow +0,16%, S&P 500 +0,24%, Nasdaq +0,07%. Pasar menguat, dengan S&P menyentuh rekor baru, seiring investor mencermati ancaman tarif terbaru Trump dan risalah rapat Federal Reserve.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup menguat pada Rabu (19/2). Minyak WTI +0,56% ke USD 72,25/bbl, minyak Brent +0,34% ke USD 76,07/bbl, batu bara +2,68% ke USD 107,40/ton, CPO +3,66% ke MYR 4.637, dan emas -0,06% ke USD 2.933/oz.
Saham Asia ditutup bervariasi pada Rabu (19/2), Hang Seng -0,14%, Nikkei -0,27% dan Shanghai +0,81%.
IHSG turun ke 6.794,9 (-1,14%), dengan investor asing mencatatkan total jual bersih sebesar Rp1,12 triliun; Rp963,6 miliar di pasar reguler, dan Rp166,2 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 116,2 miliar), disusul ASII (Rp 66,5 miliar), dan INDF (Rp 49,7 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 690,3 miliar), disusul BMRI (Rp 218,5 miliar), dan BREN (Rp 210 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah TPIA, DCII, BRMS, sedangkan saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah BMRI, BBCA, dan BBRI.
Kospi turun -0,35% pagi ini, demikian pula Nikkei (-0,58%). “Kami perkirakan IHSG bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen pasar global dan regional yang beragam,” demikian tertera di website.
