Jakarta—Semen Indonesia hari ini mencatatkan obligasi senilai Rp 3 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Dalam keterbukaan informasi dari otoritas BEI, dijelaskan bahwa jangka waktu Obligasi Berkelanjutan I Semen Indonesia Tahap I Tahun 2017 itu, ditawarkan dengan jangka waktu lima tahun.
Dijelaskan, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat double A plus (idAA+) kepada obligasi tersebut. Adapun yang bertindak sebagai waliamanat adalah Bank Tabungan Negara (BTN).
Sementara, di penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham Semen Indonesia di harga Rp 10.000 per lembar. Dengan demikian, turun Rp 200 per lembar atau 1,96% dibandingkan di penutupan sebelumnya.
Sepanjang sesi pertama itu, saham dengan kode SMGR itu mencatatkan Rp 10.200 per lembar sebagai harga tertinggi. Dan harga terendah, di Rp 9.975 per lembar.
Frekuensi transaksi sepanjang sesi tersebut tercatat 1.177 kali. Total nilai transaksi di Rp 26,45 miliar; volume transaksi di 2,62 juta unit saham. (Dhi)
