TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pabrik Biomassa Beroperasi Akhir 2025, Limbah Sawit Diubah Jadi Energi Hijau

Albarsyah
5 March 2025 | 14:43
rubrik: Capital Market
66 Persen Kebun Sawit PTPN V Digarap Petani

llustrasi sawit. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) melalui anak usahanya, PT Menthobi Hijau Lestari (MHL), membangun pabrik biomassa EFB Pellet atau pellet dari tandan kosong kelapa sawit yang direncanakan memasuki tahap komersial pada kuartal IV-2025.

Pembangunan pabrik ini merupakan hasil kerja sama operasional antara MHL dan PT Suar Energi Futura dengan kapasitas produksi 10 ton per jam. EFB Pellet merupakan sumber energi alternatif ekonomis yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan industri dan pembangkit listrik.

Direktur MKTR, Pahlevi Pangerang menyatakan kerja sama ini merupakan strategi jangka panjang MKTR dalam mengoptimalkan limbah sawit menjadi sumber energi terbarukan.

“Keberadaan pabrik ini menjadi solusi bagi industri kelapa sawit dalam mengatasi permasalahan limbah tandan kosong (jankos),” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/3/2025).

Pahlevi mengatakan, selain berkontribusi dalam efisiensi biaya penanganan limbah, fasilitas ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi MKTR dan industri sawit secara luas.

Sementara itu, Direktur MHL, Dadan Ramdhani mengungkapkan sejak November 2024 pihaknya telah melakukan uji coba produksi EFB Pellet dengan membangun fasilitas proses dengan kapasitas kecil. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan hasil Biomass Pellet telah memenuhi standar biomassa yang dibutuhkan industri, seperti, kalori tinggi, rendah potasium & klorin (mengurangi risiko korosi pada boiler), Moisture sesuai standar (memastikan efisiensi pembakaran), dan aman digunakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Sebagai langkah awal, MHL telah melakukan burning test dengan perbandingan EFB pellet dan cangkang sawit yang dibakar secara terpisah. “Hasil uji coba menunjukkan performa yang melampaui ekspektasi awal, menegaskan potensi besar EFB pellet sebagai sumber energi terbarukan,” kata Dadan.

Dadan optimistis pabrik ini akan menjadi perubahan besar dalam industri pengelolaan limbah sawit. Selain meningkatkan efisiensi dan profitabilitas, langkah ini juga berkontribusi dalam mencapai target transisi energi hijau nasional.

BACA JUGA:   Kinerja Perbankan Stabil, Mirae Asset dan STAR AM Sarankan Investasi di Reksadana Indeks Infobank15
Tags: MKTR
Previous Post

Sejak Dulu Jadi Sapi Perah, Pemerintah Wajib Bebaskan Pertamina dari Figur Terafiliasi Parpol

Next Post

Gandeng Orex Sai, WIFI Konsisten Hadirkan Solusi Internet Terjangkau di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR