TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indosat Ooredoo Gandeng Bank Saqu Perluas Inklusi Keuangan Digital

Busthomi
20 March 2025 | 13:49
rubrik: Business Info
Indosat Ooredoo Gandeng Bank Saqu Perluas Inklusi Keuangan Digital

FOTO: Istimewa/Dok Bank Saqu

Jakarta, TopBusiness – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH atau ISAT/IDX), penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dan Bank Saqu, layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta yang dimiliki oleh Astra Financial dan WeLab, secara resmi mengumumkan kolaborasi inovatif untuk memperluas inklusi keuangan digital.

Dengan memanfaatkan basis pelanggan IOH yang tersebar luas di seluruh Indonesia serta basis nasabah Bank Saqu, di mana sekitar 40% di antaranya merupakan solopreneur yang mencari solusi digital cerdas untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kolaborasi ini menghadirkan peluang pasar yang signifikan melalui sinergi yang kuat. 

Sebagai langkah awal kolaborasi ini, layanan perbankan digital Bank Saqu kini telah terintegrasi dalam aplikasi IOH, memberikan tidak hanya konektivitas yang seamless tetapi juga akses yang lebih mudah terhadap solusi keuangan. Kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi pelanggan Indosat maupun nasabah Bank Saqu.

Melalui kolaborasi ini, IOH akan menggunakan informasi pelanggan dan propensity model untuk memastikan layanan perbankan digital yang ditawarkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pengguna.

Dengan menerapkan strategi ini, Indosat dan Bank Saqu berupaya menciptakan pengalaman perbankan yang lebih inklusif dan efisien, namun tetap menjaga privasi pengguna.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, kolaborasi inovatif ISAT dengan Bank Saqu merupakan wujud komitmen Perusahaan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang mampu memberdayakan masyarakat Indonesia.

“Dengan wawasan pelanggan dan propensity model, kami dapat secara efektif menjangkau pengguna yang tepat,” ujar Ritesh.

Leo Koesmanto, Presiden Direktur PT Bank Jasa Jakarta (Bank Saqu) mengatakan, Bank Saqu percaya kolaborasi lintas industri berperan penting dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

“Sebagai Teman Seperjuangan, kami berkomitmen membantu masyarakat, khususnya para solopreneur, untuk memperoleh solusi perbankan digital yang inovatif dan mudah digunakan, serta mendorong kebiasaan keuangan yang positif,” sebutnya, dalam keterangannya, Kamsi (20/3/2025).

BACA JUGA:   PUPR Bangun Groundsill Sungai Opak, Lindungi Kawasan Candi Prambanan

Kolaborasi ini, kata dia, memperkenalkan fitur perbankan inovatif kepada pelanggan Indosat untuk mengelola uang secara bertanggung jawab dan mendorong kebiasaan menabung dengan mudah.

Salah satu fiturnya adalah Tabungmatic. Kata Leo, ini adalah fitur menabung otomatis pertama di Indonesia. Fitur ini secara otomatis membulatkan transaksi sehari-hari melalui QRIS di aplikasi Bank Saqu, dan menyimpan kembalian dari transaksi tersebut ke dalam Saku Booster dengan bunga hingga 10% per tahun sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kolaborasi ini merupakan langkah awal dari lebih banyak inovasi bersama IOH dalam menjembatani kesenjangan keuangan digital di Indonesia,” imbuhnya.

Indonesia memiliki populasi muda yang besar dengan semangat tinggi untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui solopreneur. Sebuah penelitian memperkirakan akan ada sekitar 117 juta solopreneur pada tahun 2030, mencakup pemilik usaha kecil, pekerja lepas, dan karyawan penuh waktu dengan usaha sampingan.

Namun, penetrasi internet di Indonesia saat ini baru mencapai sebagian populasi, sehingga membatasi potensi pemanfaatan e-commerce dan layanan keuangan digital secara optimal oleh para pelaku usaha kecil.

Kesenjangan digital antara wilayah pedesaan dan perkotaan memperparah kesenjangan finansial di Indonesia, dengan sekitar 80% dari 270 juta penduduk Indonesia belum memiliki akses perbankan. Kombinasi kekuatan antara layanan perbankan digital dan konektivitas jaringan menjadi sangat penting dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi.

Tags: Bank SaquIndosat Ooredoo HutchisonKeuangan digitalPT Bank Jasa Jakarta
Previous Post

Komisaris Utama PEPC Tinjau Operasional Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru

Next Post

Sido Muncul Siapkan Rp300 Miliar untuk Tarik Saham

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR