Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Selasa (08/4/2025) pasca libur Lebaran dan cuti bersama masih ambruk, meski tekanan terbilang sedikit mereda.
Indeks komposit Jakarta ini melembah 514,47 poin atau setara dengan 7,90 persen menjadi 5.996,14. Padahal sebelumnya, pada pembukaan perdagangan sempat terjun bebas, akibat kondisi global. Saat itu, terjun bebas 596,33 poin atau setara dengan 9,16 persen ke level 5.914,28.
Pelaku pasar domestik memutuskan untuk memegang dana tunai di tengah-tengah ketidakpastian ekonomi global. Sektor barang baku jatuh 10,54 persen, diikuti teknologi (10,23 persen) dan barang konsumen non primer (8,82 persen).
Perdagangan berlangsung marak, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 20,06 triliun dengan volume sebanyak 22,18 miliar saham.
