TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Energi Panas Bumi RI Tertinggal Jauh dengan New Zealand

Achmad Adhito
3 August 2017 | 09:12
rubrik: Capital Market
2 Forum Energi Baru, Digelar September 2017

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Wakil ketua Dewan Perwakilan  Rakyat (DPR) RI Agus Hermanto menyatakan bahwa Indonesia masih sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan New Zealand dalam pengembangan geothermal (Panas Bumi).

“Padahal kalau kita menghitung potensi panas bumi, Indonesia termasuk dalam peringkat kedua di dunia. Potensi yang dimiliki Indonesia 12.000 mw sedangkan prakiraan cadangan yang terbukti sebesar 17.000 mw. Indonesia merupakan negara urutan ketiga setelah negara tetangga kita Filipina pada urutan dua. Dan urutan pertama oleh Amerika Serikat. Indonesia sangat tertinggal dalam bidang kepanas bumian ini. Di New Zealand itu, mereka sudah memiliki pusat riset yang sangat maju. Mereka sudah melakukan kajian-kajian, serta riset panas bumi ini tidak hanya untuk pemanfaatan energi pembangkit. Akan tetapi, di sana, mereka sudah melakukan kajian pemanfaatan panas bumi pada bidang pertanian, peternakan, pangan, dan non-pangan. Bahkan juga pengembangan lebih jauh untuk industri pariwisata, menjadi ekowisata berbasiskan pada potensi panas bumi,” terang Agus pada paparannya di Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition di Jakarta (2/8/2017).

Lanjut Agus, “Lembaga kajian dan riset tersebut sudah petakan potensi panas bumi secara rinci dan juga sangat valid. Dan data tersebut sangat berguna bagi para investor untuk melakukan penghitungan jika ingin berinvestasi di panas bumi ini. Kita sebagai negara urutan tiga di dunia dengan potensi panas bumi yang sangat fantastis ini harus bisa belajar kepada New Zealand. Mari kita berkolaborasi seluruh komponen agar pengembangan panas bumi ini tidak hanya jadi wacana saja. Akan tetapi, bisa dikembangkan lebih luas di luar energi kelistrikan,” ujar Agus. (Al)

 

Sumber Ilustrasi: Istimewa

BACA JUGA:   IHSG Hari Ini Berpotensi Naik
Previous Post

Triniti Rencanakan Go-Public

Next Post

Pengembangan Energi Panas Bumi Bisa dengan Dana Hibah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR