TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menkeu: Usia 40, Area Pasar Modal Kian Luas

Achmad Adhito
14 August 2017 | 09:24
rubrik: Business Info
Menkeu: Usia 40, Area Pasar Modal Kian Luas

Hut ke 40 BEI/Dhi

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mengatakan di Jakarta kemarin (13/8/2017), bahwa area cakupan pasar modal di Indonesia sudah semakin meluas. Itu ditandai dengan dibukanya galeri ke-300 Bursa Efek Indonesia (BEI) di Makassar.

“Bahkan, seperti disampaikan oleh direktur utama BEI tadi, jangkauan pasar modal sudah sampai ke pelosok saat ini,” kata Menteri Sri Mulyani saat memberikan sambutan di acara peringatan 40 tahun BEI.

Dalam dialog interaktif dengan sejumlah mahasiswa Makassar yang ada di galeri ke-300 BEI itu, Menteri Sri Mulyani sempat menanyakan sejumlah hal. Antara lain, tentang ada tidaknya kesulitan yang didapat para mahasiswa itu terkait pasar modal.

Sementara, di acara yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution, berkata bahwa performa pasar modal Indonesia tetap meningkat saat ini.

“Sementara, kita ketahui bahwa perekonomian dunia masih bergejolak,” kata dia.

Banteng Wulung

Dalam acara itu, berlangsung pula peresmian patung Banteng Wulung sebagai simbol baru dari BEI. Dibuat dari fosil kayu berusia 5 juta tahun, patung itu dibuat di Bali oleh seniman I Made Budiarsa.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistio, berkata bahwa tanduk banteng yang mengarah ke atas saat menghadapi lawan, melambangkan indeks saham BEI yang diharapkan terus naik.

“Berat patung ini 7 ton. Dan cukup repot juga untuk membawanya dari Bali ke BEI di Jakarta ini, bukan?” ujar Tito. (Dhi)

 

Sumber Foto: Dhi/BusinessNews Indonesia

BACA JUGA:   Draf NDC 3.0 Belum Tunjukkan Target dan Aksi Merespon Krisis Iklim
Previous Post

Listrik PLN Telah Masuk ke KEK Sulawesi Tengah

Next Post

Medco Terbitkan Obligasi USD 300 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR