TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diperkirakan Cenderung Konsolidasi

Agus Haryanto
22 April 2025 | 06:16
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia diperkirakan cenderung konsolidasi.

Melalui mncsekuritas.id, riset MNCS Daily Scope Wave 22 April 2025 memperlihatkan penjelasan bahwa IHSG terkoreksi 0,12% ke 6.445, kami mencermati pergerakan IHSG diperkirakan masih cenderung konsolidasi. Pada skenario merah, diperkirakan IHSG sedang berada di awal wave B, sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya dengan target terdekat berada di 6.510-6.678. Namun, pada skenario hitam (worst case) diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v] sehingga masih terdapat potensi koreksi dimana IHSG akan mengarah ke 5.633-5.770.
Support: 6.148, 5.882
Resistance: 6.510, 6.707

BIRD – Buy on Weakness
BIRD menguat 2,02% ke Rp1.515 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BIRD saat ini sedang berada pada bagian dari wave A, sehingga BIRD masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp1.465-1.510
Target Price: Rp1.570, Rp1.645
Stoploss: below Rp1.425

HRTA – Buy on Weakness
HRTA menguat 4,31% ke Rp605 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi HRTA sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C, sehingga HRTA rawan terkroeksi dahulu.
Buy on Weakness: Rp540-590
Target Price: Rp650, Rp670
Stoploss: below Rp520

WIFI – Spec Buy
WIFI terkoreksi 0,90% ke Rp2.190 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi WIFI sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C, sehingga diperkirakan WIFI masih rawan terkoreksi sekaligus menutup area gap-nya.
Spec Buy: Rp2.000-2.110
Target Price: Rp2.440, Rp2.550
Stoploss: below Rp1.775

EXCL – Sell on Strength
EXCL terkoreksi 2,75% ke Rp2.120 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi EXCL sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C pada skenario hitam, sehingga EXCL masih rawan melanjutkan koreksinya dengan target terdekat berada di Rp2.020-2.050.
Sell on Strength: Rp2.160-2.180

BACA JUGA:   BEI Suspensi MCAS

Previous Post

Hasil RUPST Tahun Buku 2024 PT Federal International Finance

Next Post

60% Meikarta Selesai, Sisanya 7.000 Unit Selesai 2027

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR