Jakarta, TopBusiness – Provinsi Banten terus meningkatkan branding atas produk kopinya. Usaha ini sekaligus semakin mempertegas keberadaan ciri khas kuliner daerah yang semakin mendunia.
Ditegaskan Ketua DPP ASKI Banten, Sri Linda, target ASKI untuk kegiatan even kopi adalah dapat memperkenalkan Kopi Banten agar lebih dikenal masyarakat secara umum. Adapun kegiatannya yaitu mempromosikan dan menjual produk langsung dengan menghadirkan petani dan usaha mikro, kecil dan menengah alias UMKM
“Dan seluruh anggota ASKI Banten yang tergabung dalam unit usaha Koperasi Olah Prima Indonesia (KOPI) mengikuti booth berjumlah 15 produk anggota”, tegas Sri Linda, di Jakarta, belum lama ini.
Lanjut Sri Linda, penyelenggaraan di Mal Banten Bintaro Xchange tgl 23-25 Mei 2025 melalui Event Annual BI Banten “Karya Kreatif Banten” yang dilaksanakan kedua kalinya.
“Dan selalu mendapat antusias masyarakat. Keingintahuan masyarakat, bahwa ternyata Banten mempunyai lahan kopi yang berproduksi. Petani kopi bercerita dengan sensasi merasakan langsung Kopi Banten yang berkarakteristik unik dengan medium acid dan aroma brown sugar. Kopi Banten mempunyai varian Robusta, Liberika dan Arabika dari 3 Kabupaten, Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang”, ungkapnya.
Dikatakan Linda, pihaknya mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia Provinsi Banten yang secara konsisten melakukan pendampingan kepada petani dan UMKM. Pendampingan yang dilakukan adalah melaksanakan edukasi pelatihan-pelatihan, penyediaan sarana dan fasilitas untuk pelaku agar bisa promosi dan berjualan. Melaksanakan kurasi kopi Banten setiap tahun untuk memotivasi petani dan UMKM sehingga meningkatkan kualitas dan produktivitas. Serta memberikan bantuan alat yang dibutuhkan dalam produksi dan pemasarannya”, jelas Linda.
Pada akhirnya, dirinya berharap. “Harapan kami, Kopi Banten dapat diperhitungkan di pentas nasional, karena cita rasa kopi Banten sangat memiliki citra rasa tersendiri, dan kita juga berharap terbangunnya pola bapak angkat dan mitra petani rakyat yang sangat harmonis dengan pola “saling menguntungkan”, agar kopi bisa menjadi sandaran dan harapan bagi seluruh petani se-Banten ini,”, harap Linda.
Sebagaimana diketahui, Provinsi Banten memiliki produk kopi yang sudah melegenda semenjak masa perdagangan VOC. Ini dibuktikan dengan ditemukannya varietas kopi dunia yang sudah punah di daearah Gunung Karang, Pandeglang Banten, sehingga semakin mempetegas bahwa daerah Banten merupakan daerah penghasil kopi.
Selanjutnya, semenjak lima tahun belakangan ini ditemukan varietas peningalan perkebunan belanda dengan sebaran di daerah Pandeglang, Lebak, Serang dan Bayah dan beberepa kabupaten sebaran tanaman kopi rakyat.
Untuk memperkenalkan kepada seluruh masyarakat bahwa Banten sebagai penghasil kopi, keberadaan Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) wilayah Banten turut berpartisipasi dengan terus melakukan kegiatan berbagai event-event nasional agar terus memperkenalkan kopi kepada konsumen langsung sebagai penikmat kopi maupun ke kedai-kedai kopi ke seluruh Indonesia.

