Jakarta, BusinessNews Indonesia—Hutama Karya, hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), mencatatkan obligasi senilai Rp 3,53 triliun. Itu merupakan Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Tahun 2017.
Obligasi tersebut, menurut keterbukaan informasi dari otoritas BEI pagi ini, terdiri dari dua seri.
Seri pertama bernilai nominal Rp 1,16 triliun dengan tingkat bunga tetap, di 7,8%. Adapun jangka waktunya di lima tahun.
Adapun seri kedua, bernilai nominal Rp 2,36 triliun. Itu bertingkat bunga tetap, di 8,4% per tahun. Sedangkan jangka waktunya, selama 10 tahun.
Dijelaskan pula bahwa Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat IdAAA (GG) atau triple A government guarantee, ke obligasi tersebut.
Berperan sebagai waliamanat untuk obligasi itu adalah Bank Mega.
Dengan terbitnya obligasi Hutama Karya itu, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 di BEI, adalah: 65 emisi dari 48 emiten, senilai Rp 101,81 triliun.
Kemudian, dengan pencatatan obligasi Hutama Karya itu, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 337 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 358,37 triliun dan USD 47,5 juta. Semua itu diterbitkan oleh 110 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp 2.039,93 triliun dan USD200 juta. Adapun untuk EBA (efek beragun aset) sebanyak 10 emisi senilai Rp 8,76 triliun.
