Jakarta, TopBusiness – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menyepakati sejumlah keputusan penting yang akan menjadi fondasi pertumbuhan BNC ke depan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 pada Selasa, 27 Mei 2024.
Berdasar laporan keuangan 2024 yang juga disahkan dalam RUPS tersebut, Bank Neo mencatatkan laba bersih sebesar Rp19,88 miliar, berbalik dari posisi rugi pada tahun sebelumnya.
Ini menjadi sinyal positif atas transformasi digital dan strategi bisnis yang dijalankan oleh manajemen.
Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan pemegang saham.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan dukungan para pemegang saham serta seluruh stakeholder termasuk nasabah setia Bank Neo Commerce. Kinerja BNC terus menunjukkan perbaikan signifikan, dan kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/6/2025).
“Kami yakin, dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, BNC akan semakin solid dan berkontribusi positif bagi industri perbankan berbasis digital di Indonesia,” sambungnya.
Melihat pentingnya peran teknologi dalam pengembangan bisnis digital, RUPS juga menyetujui pengangkatan Daniel Armanto sebagai Direktur Teknologi Sistem Informasi. Keputusan ini akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Langkah ini dinilai sebagai wujud komitmen BNC dalam memperkuat kapabilitas teknologi guna mendukung inovasi produk dan layanan perbankan digital.
Selain itu, RUPS juga menyepakati perubahan penggunaan dana hasil dari Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) dan PUT VI. Dana hasil right issue kini akan difokuskan untuk memperbesar penyaluran kredit, sejalan dengan strategi pertumbuhan bisnis BNC.
Dengan terselenggaranya RUPS ini, Bank Neo Commerce kembali menunjukkan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan transparansi kepada seluruh stakeholder.
