Jakarta, BusinessNews Indonesia—PT Adhi Karya, Tbk., telah menggunakan dana hasil obligasi berkelanjutan tahap II yang diterbitkan 16 Juni 2017, sebesar Rp 966 miliar. Oleh karena itu, saat ini, sisa dana tersebut masih di Rp 2,02 triliun.
Direktur Adhi Karya, Haris Gunawan, menjelaskan hal tersebut dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pagi ini oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Haris menjelaskan bahwa total dana hasil penerbitan obligasi itu totalnya di Rp 2,99 triliun.
“Sejauh ini, yang sudah digunakan Rp 966 miliar tersebut. Dan itu digunakan untuk pengembangan usaha. Juga, untuk investasi,” dia menjelaskan.
Dari penggunaan Rp 966 miliar itu, sebanyak Rp 500 miliar digunakan untuk pelunasan obligasi berkelanjutan tahap I seri A, serta sukuk mudharabah berkelanjutan tahap I.
Selanjutnya, Rp 466,7 miliar digunakan untuk modal kerja operasional sejumlah proyek. Adapun proyek itu adalah LRT, TOD, dan lain-lain.
“Rencana penyertaan kepada entitas anak, belum ada,” Haris berkata lagi.