TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Selain Bentuk Badan Usaha, Ini Bahasan Lain Rapat Apjatel

Achmad Adhito
2 July 2025 | 13:45
rubrik: Business Info
Ini Sebabnya Inflasi 2017 Terendah 14 Tahun

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—-Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) hari ini resmi menggelar Rapat Umum Anggota Apjatel 2025 (RUA APJATEL 2025) di Avenzel Hotel & Convention, Cibubur, Jakarta. Mengusung tema Tonggak Baru, Bersama Melangkah Maju, acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk bersatu melangkah ke masa depan industri telekomunikasi Indonesia.

Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Majalah TopBusiness, hari ini, dijelaskan bahwa acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Apjatel, Jerry Siregar beserta jajaran Dewan Pengurus; Ketua Dewan Pengawas, Soni Sumarsono beserta jajaran Dewan Pengawas.

Sedangkan Sidang dipimpin langsung oleh Bambang Prastowo (Anggota Dewan Pengawas) dan sebagai Ketua Panitia Pelaksana, yakni M. Tri Prasetya (Wakil Ketua Umum 1 Apjatel), dan anggota Apjatel dari seluruh Indonesia.

Tema yang diangkat tahun ini merepresentasikan semangat transformasi; “Tonggak Baru” menggambarkan fase restrukturisasi visi, misi, dan kebijakan organisasi; sementara “Bersama Melangkah Maju” menegaskan pentingnya sinergi antaranggota sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan industri dan memaksimalkan peluang yang ada.

“Rapat Umum Anggota kali ini kami harapkan dapat menjadi wadah partisipasi aktif seluruh anggota dalam merumuskan arah dan langkah strategis organisasi ke depan. Lebih dari sekadar laporan tahunan dan bentuk pertanggungjawaban organisasi, ini adalah momen kolaborasi dan inovasi menuju masa depan industri yang lebih solid dan adaptif,” kata Jerry Siregar.

Agenda strategis dari RUA tahun ini mencakup pembentukan badan usaha di bawah naungan Apjatel yang akan fokus pada proses mengkoordinir kebutuhan teknis dan operasional di lapangan.

“Badan usaha ini, ke depan, diharapkan dapat mengefisienkan dan mengintegrasikan pelaksanaan penataan jaringan, dan akan menjadi perpanjangan tangan kami dalam mengoordinir kebutuhan teknis dan operasional di lapangan. Dan dirancang untuk melakukan quality control dan perawatan infrastruktur bersama kedepannya,” tambah Jerry Siregar.

BACA JUGA:   Opera Ads Terintegrasi Penuh Aplikasi Ponsel

RUA tersebut juga akan membahas mengenai revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), di mana untuk dapat mempertegas peran asosiasi dalam mendukung infrastruktur telekomunikasi, AD/ART perlu mencantumkan kegiatan tambahan. Termasuk melakukan langkah advokasi, pembentukan badan usaha, dan kerjasama dengan pihak ketiga guna menjaga stabilitas ekosistem dan mendukung kolaborasi dengan kementerian atau lembaga terkait.

Apjatel juga tengah menyusun standar relokasi jaringan fiber optik secara nasional. Dalam proses ini, Apjatel mengangkat isu harmonisasi regulasi antara pusat dan daerah, terutama soal perbedaan aturan yang bisa menambah beban biaya bagi perusahaan dan akhirnya berdampak pada kenaikan harga layanan ke masyarakat.

“Kondisi semerawut kabel fiber optik saat ini disebabkan kurangnya integrasi dan standar yang jelas. Relokasi jaringan harus memertimbangkan rencana tata ruang agar selaras dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia. Karena itu, standardisasi menjadi langkah awal untuk menciptakan jaringan yang rapi dan terintegrasi. Saat ini, Apjatel telah menyiapkan mock-up tiang bersama dan sedang mengkaji desain standar yang akan diterapkan,” ujar Bambang Prastowo, Dewan Pengawas Apjatel.

Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Apjatel dalam mendukung transformasi digital nasional, karena digitalisasi kini menjadi kebutuhan utama. Dukungan Apjatel dilakukan melalui penguatan jaringan telekomunikasi. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi yang solid antara asosiasi, sektor swasta, dan pemerintah agar transformasi digital Indonesia bisa berjalan dengan satu visi dan misi.

Tags: badan usaha apjateljerry siregarrua apjatel 2025
Previous Post

Sokong UMKM, Penyaluran KUR Bank Mandiri Capai Rp20,19 Triliun per Mei 2025

Next Post

OJK Luncurkan Database Agen dan Polis Asuransi Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR