Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (23/07/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup bervariasi pada hari Selasa (22/7). Dow +0,40%, S&P 500 +0,06%, Nasdaq -0,39%. Dow menguat karena investor mencermati serangkaian laporan pendapatan, termasuk peringatan tarif dari General Motors (GM), di samping perkembangan kebijakan perdagangan yang sedang berlangsung. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun turun -2,7 bps menjadi 4,35%, sementara Indeks USD turun -0,47% menjadi 97,4.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Selasa (22/7). Minyak WTI turun 1,47% ke USD 66.210/barel, minyak Brent turun 0,90% ke USD 68,59/barel, batu bara +2,32% ke USD 112,5/ton, CPO +0,92% ke MYR 4.264, dan emas +1,01% ke USD 3.432/oz.
Pasar Asia cukup bervariasi. Kospi -1,27%, Hang Seng +0,54%, Nikkei -0,11%, dan Shanghai +0,62%.
IHSG melemah 0,72% ke level 7.344,7, dengan total arus keluar asing bersih sebesar Rp561,4 miliar—Rp484,1 miliar di pasar reguler dan Rp77,3 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh ANTM (Rp482,4 miliar), diikuti oleh BMRI (Rp291 miliar), dan PANI (Rp40,1 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh TLKM (Rp126,9 miliar), diikuti oleh BBRI (Rp100,7 miliar), dan BREN (Rp77,1 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah CDIA, TLKM, dan BYAN, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah BRPT, TPIA, dan ANTM.
Baik Kospi (+0,11%) maupun Nikkei (+1,91%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif di pasar komoditas dan regional,” demikian tertulis di website.
