TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jual Rumah Subsidi di Pontianak Tak Sulit

Albarsyah
2 November 2017 | 10:03
rubrik: Capital Market
Bank Perlu Gencarkan KPR Subsidi dan Kredit Konstruksi

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pengembang perumahan Mega Asri 2, yang membangun 200 unit rumah subsidi tipe 36 di Pontianak (Kalimantan Barat), menyatakan tidak sulit menjual produknya itu.

“Tidak sulit menjual rumah subsidi. Pembelinya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) umum, namun banyak juga PNS, anggota TNI, dan Polri,” kata Hermawan, perwakilan pengembang perumahan itu, seperti ditulis situs resmi Kementerian PUPR RI, belum lama ini.

Kata dia, kebanyakan konsumen itu bekerja di Kota Pontianak.

Pada umumnya, pengembang membangun rumah subsidi di pinggir kota bagi kaum urban. Adapun Perumahan Mega Asri 2 dibangun di Kelurahan Kapur, Kabupaten Kubu Raya, atau 7 km dari Kota Pontianak.

Rumah tipe 36 tersebut sudah dilengkapi listrik 1.300 watt, air PDAM, jalan rabat beton selebar 5 meter, pagar, pos penjaga, lampu penerang jalan, dan taman bermain.

Meski diakuinya dalam pembangunan hunian tersebut proses perijinan IMB sudah lebih cepat, namun masih menghadapi kendala pemecahan sertifikat, dan sebelumnya untuk penyambungan listrik yang membutuhkan waktu lama.

Terkait kualitas bangunan rumah, dirinya sudah mengacu pada Kepmen Kimpraswil No. 403 Tahun 2002 tentang Pedoman Pembangunan Rumah Sederhana Sehat yang ditetapkan pemerintah.

Dikatakan Hermawan, spesifikasi teknis perumahan tersebut antara lain beton bertulang dan dinding bata, pondasi tapak beton bertulang cerucuk, atap baja ringan, plafon besi hollow dan gypsum, serta kusen kayu jendela kaca dan sanitasi.

Sejak mulai dibangun tahun 2016, sudah 95 persen rumah subsidi KPR FLPP terjual. Menurut Hermawan, dengan melihat antusiasnya pembeli, maka pada tahun 2018 akan kembali dibangun rumah subsidi sebanyak 200 unit.

Sementara itu menurut Hijazi, pimpinan cabang BRI Syariah Kota Pontianak Gusti Sulung, harga rumah yang dijual sesuai dengan ketentuan Pemerintah yakni Rp 135 juta di Kalimantan Barat.

BACA JUGA:   Anak Usaha Avia Avian Bagikan Dividen Rp199 Miliar, Selambatnya Lusa

Para pemiliknya harus memenuhi syarat yakni belum memiliki hunian, belum pernah menerima subsidi rumah, dan berpenghasilan tidak lebih dari Rp 4 juta per bulannya. Uang muka dan angsuran bulanan tergolong cukup ringan.

Hijazi mengatakan, dengan plafon kredit maksimum Rp 128 juta dan tenor 15 tahun, maka MBR akan membayar per bulan sebesar Rp 1 juta. Mereka juga memperoleh bantuan subsidi bantuan uang muka sekitar Rp 4 juta.

Previous Post

Menteri PUPR: Ketatkan K3 Proyek Konstruksi

Next Post

Kawasan Layak Huni Perlu Tata Kota Terintegrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR