TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transaksi Resi Gudang: Tumbuh 112%

Achmad Adhito
29 July 2025 | 08:14
rubrik: Business Info
Gas Bumi Harga Tertentu: Dampak Positif Rp127 Triliun ke Ekspor

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Melalui pengelolaan dan pemanfaatan (sistem resi gudang) SRG secara baik dan optimal, pemilik komoditas mampu menembus pasar ekspor secara langsung.

“Kegiatan pelepasan ekspor kopi hari ini merupakan prestasi yang patut kita apresiasi. Ini menjadi bukti bahwa melalui SRG mampu meningkatkan daya saing komoditas Indonesia ke pasar global,” ujar Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, dalam keterangan tertulis. Ia mengatakan hal itu saat melepas ekspor 57,6 ton komoditas kopi dari gudang SRG Subang ke Tiongkok (28/7/2025).

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Senjaya, mengatakan bahwa tahun 2020–2024, nilai transaksi SRG rata-rata tumbuh sebesar 112 persen.

Sementara, pada tahun 2025, hingga 16 Juli, nilai transaksi Resi Gudang mencapai Rp583,84 miliar dengan nilai pembiayaan Rp285,9 juta yang disalurkan oleh tujuh lembaga pembiayaan bank maupun bukan bank.

Pelaksanaan SRG telah mencakup 27 komoditas, yaitu komoditas pangan pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan.

Dari jumlah tersebut, pelaku usaha telah memanfaatkan SRG untuk penerbitan Resi Gudang atas 18 jenis komoditas, meliputi pertanian dan perkebunan (gabah, beras, jagung, kedelai, kopi, tembakau, kakao, gambir, lada, teh, bawang merah), peternakan (ayam karkas beku), kelautan perikanan (ikan, rumput laut, garam) pertambangan, dan industri (timah, rotan, gula).

“Penerbitan Resi Gudang telah dilaksanakan di 138 kabupaten/kota yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia,” jelas Tirta.

BACA JUGA:   Covid Naik Lagi, Optimistik Konsumen Seperti Apa?
Tags: BappebtiDyah Roro Esti Widya Putrikemendagsistem resi gudangtransaksi resi gudang
Previous Post

Cooling Down, PGUN Dihentikan Sementara Perdagangannya

Next Post

Saham Pilihan Hari Ini: AMMN, AKRA, INKP, dan Lainnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR