TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PLN EPI Ungkap Transformasi GRC dan ESG Terintegrasi di Ajang Penjurian TOP GRC Award 2025

Mi’roji
30 July 2025 | 13:51
rubrik: Event, GCG
PLN EPI Ungkap Transformasi GRC dan ESG Terintegrasi di Ajang Penjurian TOP GRC Award 2025

Jakarta, TopBusiness — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang kokoh dan berkelanjutan melalui transformasi menyeluruh dalam penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC). Hal ini diungkapkan dalam sesi presentasi penjurian TOP GRC Awards 2025 yang digelar oleh Majalah Top Business secara virtual, Rabu (30/7/2025).

“Kami memandang GRC bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi sebagai fondasi strategis untuk menjamin keberlanjutan bisnis, memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai tambah yang nyata,” tegas R. Efin Febriantoro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN EPI dalam paparannya.

Lonjakan Kinerja Finansial Berkat Tata Kelola yang Konsisten

Transformasi GRC yang dijalankan PLN EPI terbukti menghasilkan pertumbuhan bisnis yang signifikan. Pendapatan perusahaan melonjak dari Rp 15 triliun pada 2022 menjadi Rp 41,91 triliun pada 2024. Sementara EBITDA naik hampir tiga kali lipat, dari Rp 1,35 triliun menjadi Rp 3,64 triliun.

Menurut Efin, pertumbuhan ini merupakan buah dari penguatan sistem pengendalian internal dan mitigasi risiko yang diterapkan secara disiplin dan konsisten di seluruh lini.

Implementasi Tiga Lini Pertahanan, Pengawasan Melekat

PLN EPI menerapkan kerangka kerja Three Lines of Defense sebagai landasan manajemen risiko terintegrasi:

Lini Pertama dijalankan oleh unit-unit operasional yang langsung mengelola risiko,

Lini Kedua difokuskan pada fungsi Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Tata Kelola,

Lini Ketiga dijalankan oleh unit audit internal yang independen.

Model ini diperkuat dengan prinsip Four Eyes dan regulasi internal seperti Edaran Direksi dan Pedoman Board Manual 2023.

Skor Maturitas GRC dan Keberlanjutan Terus Meningkat

PLN EPI juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam indikator maturitas tata kelola:

BACA JUGA:   Wujudkan Perusahaan Berkelas Dunia, Pelindo II Bentuk Komite GRC

Skor GCG (ACGS): naik dari 91,57 pada 2023 menjadi 93,74 pada 2024

Risk Maturity Index: mencapai 2,90 pada 2024

Maturity Level Sustainability: meningkat dari 3,04 ke 3,75 di semester I 2025

“Fokus kami bukan hanya pada kepatuhan administratif, tetapi juga pada penciptaan budaya manajemen risiko yang adaptif dan responsif terhadap dinamika bisnis energi primer,” tambah Efin.

Integrasi ESG: Dari Emisi ke Ekonomi Sirkular

PLN EPI menunjukkan langkah nyata dalam mendukung agenda keberlanjutan global melalui program Integrated Farming System (IFS) yang berbasis biomassa dan ekonomi kerakyatan. Tiga wilayah telah menjadi lokasi implementasi:

Gunung Kidul (2023): 60 Ha lahan kritis diubah menjadi kebun produktif dengan 100.000 bibit, menurunkan emisi 780 ton CO₂ per tahun

Tasikmalaya (2024): 106 Ha, menghasilkan 1.200 ton biomassa dan menekan emisi hingga 1.378 ton CO₂

Cilacap (2024): 30 Ha dan 1.300 ton CO₂

Program ini juga memberdayakan lebih dari 900 warga, menghasilkan pakan ternak, serta menciptakan pendapatan tambahan ratusan juta rupiah tiap tahun bagi masyarakat.

Teknologi GRC Pertama di Dunia

PLN EPI memanfaatkan teknologi sebagai katalis GRC melalui sejumlah aplikasi digital unggulan:

Compliance Online System (COS)

Anti-Conflict of Interest (COI) App

FRA Online dan Regulatory Compliance System (RCS)

REPICS, M-ACTION, dan eRBAS

Yang paling menonjol adalah P2EP (Perencanaan dan Pengendalian Energi Primer), aplikasi pertama di dunia yang mampu mengintegrasikan pasokan batubara, gas, BBM, dan biomassa secara end-to-end, dari hulu ke hilir.

“P2EP membantu kami membuat keputusan strategis berbasis data real-time, serta memetakan roadmap dekarbonisasi secara presisi dan efisien,” ungkap Efin.

Sinergi Organ Perusahaan: Solid dan Terstruktur

Transformasi GRC PLN EPI tak lepas dari dukungan penuh tiga pilar organisasi:

BACA JUGA:   Acara Puncak TOP GRC Awards 2024 Digelar Siang Ini, Simak Live-nya di Sini

Direktur Utama memastikan implementasi menyeluruh sistem GRC dan GCG

Sekretaris Perusahaan menjamin kepatuhan regulasi serta koordinasi lintas unit

Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan penilaian risiko strategis

Seluruh peran tersebut diatur dalam Perdir No.0042.P/DIRUT/2025, menjadi fondasi tata kelola yang adaptif dan berorientasi masa depan.

Komitmen Menjadi Benchmark Tata Kelola BUMN

Paparan PLN EPI di ajang Top GRC Awards 2025 menjadi bukti nyata bahwa tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Kami ingin menjadi benchmark bagi tata kelola perusahaan di lingkungan BUMN. Lebih dari itu, kami ingin memastikan bahwa transformasi ini memberikan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan ketahanan energi nasional,” pungkas Efin.

Tags: PLN EPIPT PLN Energi Primer IndonesiaTOP GRC Awards 2024TOP GRC Awards 2025
Previous Post

Dorong Literasi Keuangan Anak dan Remaja, Ajaib Sekuritas Luncurkan “Aura of the Future Fund”

Next Post

Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih Desa Minas Jaya, Siak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR