TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PP Presisi akan Investasi Alat Berat dan SDM

Nurdian Akhmad
27 November 2017 | 11:54
rubrik: Business Info
SBN sebagai Instrumen Utang Pemerintah*

Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Usai IPO (initial public offering/penawaran saham perdana), PP Presisi (kode emiten: PPRE) akan secara berkesinambungan melakukan investasi di armada peralatan berat beserta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Itu untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di seluruh Indonesia. Hal itu dijelaskan oleh Direktur Utama PP Presisi, Iswanto Amperawan, melalui keterangan pers akhir pekan kemarin.

Perolehan dana hasil IPO tersebut akan dipergunakan untuk belanja modal penambahan peralatan dan pembelian lahan untuk workshop dan lahan stone quarry sebanyak 70%. Dan 30%-nya untuk modal kerja guna mendapatkan dan menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang akan diperoleh perseroan.

Saat ini PPRE bekerja sama dengan entitas anaknya PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) yang dipercaya untuk mengerjakan beberapa proyek strategis nasional. Diantaranya Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, Proyek Jalan Tol Pandaan—Malang, Proyek Jalan Tol Manado—Bitung, Proyek Jalan Tol Solo—Kertosono, Proyek Bendungan Way Sekampung, Proyek Bendungan Leuwi Keris, dan Proyek Pengendalian Lahar Sinabung.

“Pengerjaan beberapa proyek nasional tersebut oleh PP Presisi dan LMA merupakan bentuk sinergi antara entitas induk dengan entitas anaknya yang akan memberikan nilai tambah pada penyelesaian proyek serta meningkatkan shareholder value,” kata Direktur Keuangan PP Presisi, Benny Pidakso.

Benny berharap pasca-IPO ini kapabilitas keuangan PP Presisi akan lebih memadai, sehingga memberikan landasan yang solid untuk memperkuat posisi di dalam pasar konstruksi nasional. “Sehingga ke depannya perseroan akan dapat tumbuh lebih besar dan lebih tangguh,” kata Benny.

Saham PPRE yang baru saja tercatat di BEI itu telah ditetapkan sebagai Efek Syariah oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BACA JUGA:   Bali, Destinasi Paling Top Sejagat untuk Honeymon
Tags: pp presisi
Previous Post

Lepas Pembekuan, Saham META Turun Harga

Next Post

Pekan Kemarin, IHSG Ditutup Menguat 0,25 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR