TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diramal Menghijau Usai Rebalancing MSCI, Saham Ini Jadi Pilihan

Busthomi
27 August 2025 | 08:35
rubrik: Capital Market
IHSG Naik Terbatas

Ilustrasi laju saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup turun 0.27%, dan masih disertai dengan net buy asing ~1.77 Tr. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah AMMN, CUAN, AADI, BBRI, dan DSSA.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG berpotensi rebound hari ini setelah rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) kemarin.

“Dengan kondisi itu, level Support IHSG diproyeksi berada di rentang 7850-7880 dan level Resist IHSG di kisaran 7940-7980,” ungkap dia, dalam risetnya, Rabu (27/8/2025).

Global Overnight Review

Wall Street Ditutup Menguat, Ditopang Nvidia dan Eli Lily. Wall Street menguat didorong penguatan saham Nvidia dan Eli Lilly. Selasa (26/8), indeks S&P 500 ditutup menguat 0,41%, Nasdaq Composite naik 0,44% dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,30%.

Pada sesi ini, saham Nvidia naik 1,1% menjelang laporan kuartalan pada Rabu malam, yang akan menunjukkan bagaimana kinerja perusahaan paling berharga di dunia tersebut di tengah perang dagang yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing.

Sentimen lain datang setelah Trump, pada Senin malam, mengatakan ia akan mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook atas dugaan penyimpangan dalam perolehan pinjaman hipotek, yang menambah kekhawatiran tentang independensi bank sentral dari politik.

Meskipun tekanan inflasi masih berlanjut, pasar telah memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 bps untuk pertemuan kebijakan The Fed pada bulan September, didorong oleh sinyal dovish dari Ketua The Fed Jerome Powell, data yang menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, dan perombakan di bank sentral.

Sementara itu, saham Eli Lilly melonjak hampir 6% setelah perusahaan farmasi tersebut mengatakan pil eksperimentalnya dapat mengurangi berat badan sebesar 10,5% pada pasien diabetes.

BACA JUGA:   Akhir Pekan, IHSG Bergerak Dekati 8.000 Poin

Saham Advanced Micro Devices naik 2% setelah Truist Securities menaikkan peringkat saham chip tersebut dari “Hold” menjadi “Buy”.

Kemudian, saham EchoStar melonjak 70% ke rekor tertinggi setelah raksasa telekomunikasi AT&T mengatakan telah setuju untuk membeli lisensi spektrum nirkabel tertentu dari perusahaan komunikasi satelit tersebut senilai sekitar $23 miliar.

Bursa Asia Kompak Melemah, Terseret Pelemahan Wall Street. Bursa Asia melemah pada perdagangan pada Selasa (26/8).

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,97%, Hang Seng Hong Kong melemah 1,18%, Shanghai Composite melemah 0,39% dan Kospi Korea Selatan turun 0,95%.

Sedangkan, Taiex Taiwan naik 0,11% dan Kosdaq  menguat 0,46%. Sementara itu, indeks ASX 200 Australia melemah 0,41%. Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,30% dan FTSE Malay KLCI terkoreksi 1,30%.

Pasar Asia-Pasifik kompak melemah, mengikuti koreksi pada Wall Street, karena investor mencermati komentar Presiden AS Donald Trump tentang China.

Presiden AS memecat Gubernur The Fed Lisa Cook pada Senin (25/8) malam di AS, menurut sebuah surat di akun Truth Social miliknya. Hal tersebut menandai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dan eskalasi signifikan serangannya terhadap The Fed.

Investor juga menilai pertemuan antara presiden Korea Selatan dan AS terkait penyempurnaan kerangka kerja kesepakatan perdagangan yang diumumkan bulan lalu, yang menetapkan tarif 15% atas ekspor Korea Selatan ke AS.

Selain itu, Trump dilaporkan mengancam akan mengenakan tarif “200% atau semacamnya” kepada China jika mereka tidak mengekspor magnet tanah jarang ke AS. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg).

Trading Idea hari ini: GOTO, PNLF, MBMA, AMMN, BKSL, dan GZCO

  • GOTO Spec Buy dengan area beli di 60-61, cutloss di bawah 59. Target dekat di 63-66.
  • PNLF Spec Buy dengan area beli di 262-264, cutloss di bawah 260. Target dekat di 270-278.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 404-410, cutloss di bawah 400. Target dekat di 416-424.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 7950-8075, cutloss di bawah 7800. Target dekat di 8250-8375.
  • BKSL Spec Buy dengan area beli di 144-146, cutloss di bawah 141. Target dekat di 150-152.
  • GZCO Spec Buy dengan area beli di 132-134, cutloss di bawah 130. Target dekat di 136-141.
Tags: ihsgMSCIrekomendasi sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Untuk Sementara JARR tak Diperdagangkan

Next Post

Pembukaan Perdagangan Rabu, Indeks Naik Tipis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR