TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Waspada Koreksi Jelang Libur Panjang, Saham Ini Direkomendasikan

Busthomi
4 September 2025 | 08:18
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG masih menunjukkan anomaly. Meski kemarin ditutup naik 1.08%, tapi masih disertai dengan net sell asing tinggi  Rp1,21 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BRMS, ANTM, KLBF dan BREN.

Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, laju IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas ke 7900, tapi rentan koreksi setelah itu jelang libur panjang.

“Dengan kondisi saat ini, maka level Support IHSG diproyeksi akan berada di rentang 7850-7870 dan level Resist IHSG diprediski di kisaran 7900-7950,” ungkap dia dalam risetnya, Kamis (4/9/2025).

Wall Street Menguat Karena Rally Saham Alphabet. Indeks utama Wall Street mayoritas ditutup menguat pada perdagangan Rabu (3/9).

Penguatan tersebut didorong rally saham teknologi, khususnya Alphabet, sementara kekhawatiran ekonomi dan kenaikan imbal hasil obligasi.

Nasdaq Composite naik 1,03%, dan S&P 500 menguat 0,51%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,05%.

Kenaikan Nasdaq dan S&P 500 didorong kenaikan saham induk Google, Alphabet, yang melesat 9,1%.

Penguatan terjadi setelah hakim federal AS memutuskan Google tetap dapat mempertahankan peramban Chrome, namun dilarang membuat kesepakatan eksklusif pencarian dan wajib berbagi data pencarian.

Putusan ini dianggap menghindarkan Alphabet dari skenario terburuk dalam kasus antitrust. Keputusan tersebut juga membawa kabar baik bagi Apple.

Perusahaan tetap bisa memuat Google Search sebagai mesin pencarian bawaan di iPhone, sebuah kerja sama yang sangat menguntungkan. Saham Apple pun naik 3,8%.

Selain itu, data terbaru menunjukkan jumlah lowongan kerja di AS turun ke level terendah sejak pandemi Covid-19, meningkatkan fokus pada laporan tenaga kerja Agustus yang akan dirilis Jumat (5/9).

Kekhawatiran pasar juga disebabkan kenaikan imbal hasil obligasi menyusul keputusan pengadilan banding pekan lalu yang menyatakan banyak tarif impor global Presiden AS Donald Trump ilegal.

BACA JUGA:   IHSG pada Pembukaan Perdagangan Negatif

Keputusan ini berpotensi memaksa pemerintah AS mengembalikan miliaran dolar hasil pungutan bea impor.

Bursa Asia Memerah, Menanti Pidato Xi Jinping. Pasar saham Asia-Pasifik mayoritas melemah pada perdagangan Rabu (3/9), mengikuti jejak pelemahan Wall Street.

Investor masih mencermati kenaikan imbal hasil obligasi global serta perkembangan terbaru di sektor perdagangan. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,82%, setelah rilis data PDB 2Q25.

Biro Statistik Australia mencatat produk PDB riil naik 0,6% QoQ, melampaui konsensus sebesar 0,5%.

Pertumbuhan 1Q25 tercatat 0,3%. YoY, ekonomi Australia tumbuh 1,8% dibandingkan 1,4% pada kuartal sebelumnya.

Di Jepang, Nikkei 225 melemah 0,88% dan Topix terkoreksi 1,07%. Sedangkan di Korea Selatan, Kospi menguat 0,38%, dan Kosdaq naik 0,35%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,60% dan Shanghai Composite melemah 1,16%.

Perhatian investor juga tertuju ke China, di mana Presiden Xi Jinping dijadwalkan berpidato dalam parade militer untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Acara tersebut dihadiri 26 pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: WEGE, BUMI, BSBK, INDY, SCMA, dan TOBA

  • WEGE Buy if Break 85, dengan target dekat di 100-110. Cutloss di bawah 79.
  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 112-113, cutloss di bawah 110. Target dekat di 115-119.
  • BSBK Spec Buy dengan area beli di 76-79, cutloss di bawah 75. Target dekat di 82-87.
  • INDY Spec Buy dengan area beli di 1660, cutloss di bawah 1630. Target dekat di 1710-1760.
  • SCMA Spec Buy dengan area beli di 328-332, cutloss di bawah 326. Target dekat di 338-340.
  • TOBA Spec Buy dengan area beli di 1255, cutloss di bawah 1240. Target dekat di 1275-1285.
Tags: libur panjangrekomendasi sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Asia One Property Gelar Family Run di Kota Harapan Indah

Next Post

IHSG Mulai Bergerak Terbatas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR