Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (2/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup menguat pada hari Rabu (1/10). Dow +0,09%, S&P 500 +0,34%, Nasdaq +0,42%. Dow dan S&P 500 mencatat rekor tertinggi seiring dimulainya penutupan pemerintah AS untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun. Investor mengalihkan fokus mereka ke data ketenagakerjaan ADP yang lemah, yang memperkuat spekulasi penurunan suku bunga yang akan segera terjadi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun 1,27% (+0,053bps) menjadi 4,099%, sementara indeks USD melemah 0,07% menjadi 97,7.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada hari Rabu. Minyak mentah WTI melemah 0,95% menjadi USD 61,78/barel, minyak mentah Brent melemah 2,36% menjadi USD 65,44/barel, batu bara melemah 0,61% menjadi USD 105,55/ton, CPO melemah 0,89% menjadi MYR 4.390, dan emas melemah 0,18% menjadi USD 3.865,7/oz.
Sebagian besar pasar Asia ditutup melemah pada hari Rabu. Kospi melemah 0,91%, Hang Seng melemah 0,87%, Nikkei melemah 0,85%, dan Shanghai melemah 0,52%.
IHSG melemah 0,21% menjadi 8.043,8, dengan aksi jual bersih asing sebesar Rp737,5 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp997,9 miliar, sementara di pasar negosiasi, aksi beli bersih asing mencapai Rp260,4 miliar. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler adalah BBCA (Rp731,1 miliar), BBRI (Rp445,8 miliar), dan RAJA (Rp80,7 miliar). Pembelian bersih asing terbesar di pasar reguler adalah BRMS (Rp229,1 miliar), EMTK (Rp129,1 miliar), dan BUMI (Rp123,1 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah EMTK, DCII, dan BRMS, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah BBRI, BBCA, dan AMMN.
Kospi (1,94%) dan Nikkei (1,10%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini di tengah sentimen positif dari pasar regional dan global,” demikian sebagaimana dikutip.
