Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (3/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup menguat pada hari Kamis (2 Okt). Dow +0,17%, S&P 500 +0,06%, Nasdaq +0,39%. Saham AS ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis karena meningkatnya minat terhadap AI dan OpenAI mendorong penguatan pasar, meskipun kekhawatiran tentang kemungkinan penutupan pemerintah tetap menjadi fokus. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun 0,34% (-0,014bps) menjadi 4,085%, sementara indeks USD naik 0,14% menjadi 97,8.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup melemah pada Kamis (2 Okt). Minyak mentah WTI melemah 1,83% menjadi USD 60,66/barel, minyak mentah Brent melemah 1,90% menjadi USD 64,1/barel, batu bara melemah 0,28% menjadi USD 107,5/ton, CPO melemah 1,32% menjadi MYR 4.446, dan emas melemah 0,24% menjadi USD 3.856,6/oz.
Pasar Asia ditutup menguat pada Kamis (2 Okt). Kospi melemah 2,70%, Hang Seng melemah 1,61%, Nikkei melemah 0,87%, dan Shanghai melemah 0,00%.
IHSG menguat 0,34% menjadi 8.071,1, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp1.420,4 miliar; Rp1.366,1 miliar di pasar reguler, dan Rp54,3 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBRI (Rp914,5 miliar), diikuti oleh EMTK (Rp190,1 miliar), dan BBCA (Rp184,6 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh WIFI (Rp108,8 miliar), diikuti oleh BRMS (Rp96,2 miliar), dan RAJA (Rp73,3 miliar). Saham-saham dengan pergerakan terbesar adalah TLKM, MLPT, dan FILM, sementara saham-saham dengan pergerakan terburuk adalah BBRI, AMMN, dan DSSA.
Indeks Kospi ditutup menguat hari ini, sementara Nikkei (+0,65%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini di tengah sentimen positif dari pasar regional dan global,” demikian sebagaimana dikutip.
