
Jakarta, businessnews.id — Untuk mulai mengolah batu bara, sejumlah anak perusahaan di bawah PT Dian Swastatika Sentosa menunggu mulainya operasional PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Sumsel 5 yang dibangun oleh PT DSPP Power Sumsel. Adapun DSPP Power Sumsel juga merupakan anak perusahaan dari Dian Swastatika. Demikian dijelaskan oleh Director and Corporate Secretary Dian Swastatika Sentosa, Hermawan Tarjono, di Jakarta.
Hermawan, dalam keterbukaan informasi yang diumumkan hari ini oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, menjelaskan bahwa batu bara yang diproduksi sejumlah anak perusahaan itu akan dikhususkan untuk PLTU itu.
“Maka, pengolahan batu bara yang mungkin dilakukan sejumlah anak perusahaan itu, sejauh ini mungkin terbatas kepada pencampuran batu bara atau coal blending,” ucap Herman.
“Jadi, perkiraan waktu mulainya pengolahan batu bara, disesuaikan dengan mulai operasi PLTU Sumsel 5,” dia menegaskan.
Kata dia pula, pihaknya juga tengah menunggu kepastian mengenai revisi penjelasan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.
Sementara itu, sampai sekira jam 10.00 hari ini, saham Dian Swastatika (DSSA) yang didagangkan di BEI ada di harga Rp 13.000 per lembar.
Data dari BEI menunjukkan, belum ada transaksi yang terjadi terhadap saham tersebut. (DHI)
EDITOR: DHI