Jakarta, TopBusiness—Duolingo, aplikasi belajar bahasa paling populer di dunia dan Tokopedia, raksasa e-commerce Indonesia, resmi mengumumkan kolaborasi strategis yang telah lama dinantikan dan berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia.
“Meski berasal dari dua dunia yang berbeda, kolaborasi ini terasa selaras dan relevan bagi masyarakat Indonesia,” kata SEA Marketing Lead Duolingo, Irene Tong, dalam keterangan resmi untuk redaksi Majalah TopBusiness, hari ini.
Selama ini, keduanya kerap dikaitkan melalui meme, komentar, serta berbagai konten buatan pengguna yang beredar di media sosial.
Duo, maskot ikonik dari Duolingo, dan Toped, maskot ceria milik Tokopedia, telah menjadi dua karakter burung hantu hijau yang mudah dikenali dan memiliki tempat tersendiri dalam budaya pop digital Indonesia.
Irene menceritakan, kolaborasi ini diawali dengan sebuah kejutan melalui akun TikTok yang berhasil menarik perhatian warganet di media sosial. Selama satu hari penuh, Duo mengambil alih akun Tokopedia dan mengumumkan “Bukan Tokopedia, jangan minta promo.”
Sementara, Toped muncul di akun Duolingo Indonesia untuk memberikan klarifikasi yang tak kalah jenaka dengan menyatakan, “Saya tidak mengajar bahasa.”
Pertukaran identitas ini langsung viral dan disambut dengan antusias oleh para penggemar. Bahkan kedua akun memperbarui bio mereka dengan sentuhan jenaka guna menanggapi kebingungan yang terjadi.
“Kolaborasi dengan Duolingo ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Tokopedia untuk tetap relevan sekaligus setia pada tujuan kami dalam memberdayakan berbagai komunitas di seluruh wilayah di Indonesia. Serta memperlihatkan kekuatan brand dan IP marketing kami sebagai merek lokal ikonik,” kata Head of Marketing Tokopedia, Jonathan Theon Locanawan.
