TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Anak Usah PTRO Garap Proyek Migas Lepas Pantai Melalui Kontrak EPCIC Proyek Lapangan Hidayah

Busthomi
7 November 2025 | 15:04
rubrik: Capital Market
Anak Usah PTRO Garap Proyek Migas Lepas Pantai Melalui Kontrak EPCIC Proyek Lapangan Hidayah

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) dengan ini menginformasikan bahwa anak usaha yang dimiliki sebesar 51% oleh Perusahaan, yaitu PT Hafar Daya Konstruksi (HDK), terus melanjutkan ekspansi bisnisnya sebagai bagian dari upaya mendukung potensi pertumbuhan industri migas serta program hilirisasi minerba dan migas nasional.

Salah satu kontrak yang telah diperoleh antara lain adalah proyek dengan anak usaha Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS), yaitu Petronas Carigali North Madura II Ltd., yang merupakan operator tunggal di Wilayah Kerja (WK) North Madura II.

Nilai porsi pekerjaan yang menjadi bagian dari HDK adalah sebesar US$9.500.000 atau setara dengan sekitar Rp156 miliar.

Dalam pengerjaan proyek yang ditandatangani pada tanggal 9 November 2024 ini, HDK berkonsorsium dengan PT Gunanusa Utama Fabricators.

Dito Danarianto Sudarbo, Wakil Presiden Direktur PT Hafar Daya Konstruksi menyampaikan bahwa ekspansi bisnis HDK merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional.

“Melalui kolaborasi dengan mitra global seperti PETRONAS, kami terus membuktikan kemampuan perusahaan nasional dalam menghadirkan solusi rekayasa dan konstruksi bertaraf internasional,” terang Dito dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/11/2025).

“Kami juga ingin kembali menegaskan bahwa Hafar tidak memiliki afiliasi, hubungan kepemilikan, maupun kerja sama apapun dengan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) sebagaimana sempat diberitakan di sejumlah media sebelumnya, dan selain itu konsorsium antara Hafar dan Gunanusa juga tidak menyewa kapal dari CBRE,” ujar Dito lagi.

Proyek Hidayah merupakan bagian dari pengembangan Lapangan Hidayah, di mana scope of work yang akan dilakukan oleh HDK mencakup penyediaan layanan Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) untuk Integrated Wellhead Central Processing Platform (WHCPP), serta Subsea Pipeline and Pipeline End Terminal (PLET) pada Proyek Pengembangan Lapangan Hidayah Tahap 1.

BACA JUGA:   IHSG Terpantau Positif 24 Poin

Ekspansi bisnis yang tengah dilakukan HDK merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha Petrosea yang dilakukan secara non-organik, melalui diversifikasi bisnis dan peningkatan kapabilitas terbaru di bidang Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) lepas pantai.

Tags: lapangan hidayahPT Petrosea TbkPTROsektor migas
Previous Post

Manfaatkan Layar Bisokop Tak Terpakai, CNMA Luncurkan XXI Screen Bag

Next Post

MSIN Masuk ke Dalam Indeks MSCI Indonesia “Small Cap”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR