Jakarta, TopBusiness—Peringatan Hari Tata Ruang Nasional tahun ini menjadi momentum penting di tengah meningkatnya investasi di sektor properti Indonesia.
“Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi sektor properti pada 2024 mencapai Rp122,9 triliun atau sekitar 7,2% dari total investasi nasional,” kata Kepala Riset Rumah123.com, Marisa Jaya, dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi Majalah TopBusiness, hari ini.
Investasi itu menjadikan sektor properti sebagai satu dari sekian sektor dengan kontribusi terbesar bagi perekonomian.
Namun, peningkatan investasi ini perlu berjalan seiring dengan arah tata ruang wilayah yang berkelanjutan. Sesuai UU RPJPN 2025–2045, tata ruang kini menjadi kunci dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan ekologi, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi.
”Tata ruang perlu menjadi ‘panglima’ dalam setiap keputusan pembangunan dan investasi,” kata dia.
Ia juga mencatat adanya perubahan perilaku pencari properti. Yakni minat terhadap kawasan dengan akses transportasi publik (LRT dan MRT) serta ruang terbuka hijau meningkat signifikan sepanjang 2025, menunjukkan kesadaran publik terhadap kualitas ruang yang makin tinggi.
