Jakarta, TopBusiness – Emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka, PT Dharma Polimetal Tbk (IDX: DRMA) tengah menyiapkan langkah strategis untuk mengakuisisi PT Mah Sing Indonesia (MSI), produsen komponen plastik otomotif.
“Saat ini kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI,” ujar President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Kamis (20/11/2025).
MSI merupakan anak usaha Mah Sing Group Berhad, konglomerasi asal Malaysia dengan portofolio yang meliputi properti, industri plastik, dan manufaktur. Jika terealisasi, akuisisi ini akan memperkuat posisi DRMA di industri manufaktur komponen plastik untuk kendaraan roda empat (4W). “Akuisisi ini juga sejalan dengan strategi inovasi perusahaan dalam meningkatkan diversifikasi dan ekspansi bisnis,” ujar Irianto.
Terkait kinerja keuangan perusahaan, Irianto menegaskan komitmennya menjaga momentum pertumbuhan setelah membukukan kinerja solid hingga kuartal ketiga tahun 2025 ini. Dengan pijakan tersebut, perusahaan optimistis dapat mencapai target penjualan Rp6 triliun pada 2025.
Hingga September 2025, DRMA mencatat penjualan sebesar Rp 4,39 triliun atau tumbuh 9,20% secara tahunan (YoY). Laba bersih juga meningkat 1,69% menjadi Rp428,11 miliar. Segmen roda dua (2W) masih menjadi penopang utama pendapatan, dengan kontribusi mencapai Rp2,72 triliun atau 62% dari total penjualan konsolidasi.
Pertumbuhan ini dicapai di tengah kondisi industri otomotif yang penuh tantangan. Manajemen DRMA menilai capaian positif tersebut merupakan hasil dari strategi pertumbuhan berkelanjutan yang menempatkan inovasi sebagai nilai utama perusahaan.
Diversifikasi dan Efisiensi
Sepanjang 2025, DRMA terus memperkuat pertumbuhan organik melalui diversifikasi bisnis, pengembangan produk baru, serta peningkatan efisiensi manufaktur. Di lini kendaraan listrik, Perseroan menambah portofolio melalui unit Dharma Connect (DC) yang meluncurkan berbagai produk baru seperti Aki Lithium 12V 6Ah, 12V 3,5Ah, serta Battery Energy Storage System (BESS).
Untuk meningkatkan produktivitas, DRMA juga menerapkan otomatisasi di fasilitas produksi. Selain meningkatkan kualitas dan kecepatan produksi, langkah ini memperkuat efisiensi rantai pasok sehingga stabilitas operasional dapat terjaga.
Kombinasi inisiatif tersebut menjadi fondasi pertumbuhan DRMA sepanjang tahun. Ke depan, perusahaan akan mengombinasikan strategi pertumbuhan organik dan anorganik untuk memperkuat kinerja jangka panjang.
