Jakarta, TopBusiness — Industri hotel dan pariwisata Indonesia terus bertumbuh seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan. Kebutuhan akan akomodasi berstandar internasional pun semakin besar, baik untuk wisata rekreasi maupun kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).
Menjawab kebutuhan tersebut, MMS Land bersama IHG Hotels & Resorts resmi membuka Crowne Plaza Labuan Bajo, hotel bintang lima terbaru yang berdiri di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia.
Peresmian hotel dihadiri Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, jajaran manajemen MMS Land dan MMSGI, serta sejumlah mitra strategis lintas sektor. Kehadiran hotel ini diharapkan memperkuat daya saing industri pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Crowne Plaza Labuan Bajo menawarkan 199 kamar dengan sentuhan desain modern yang berpadu dengan panorama perbukitan Flores. Untuk kebutuhan MICE, hotel ini menyediakan ballroom berkapasitas hingga 180 orang dan sejumlah ruang pertemuan multifungsi.
Selain itu, hotel dilengkapi restoran 150 seat, kolam renang, pusat kebugaran, serta area leisure yang menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan fasilitas berstandar internasional tersebut, kehadiran hotel ini diproyeksikan dapat meningkatkan durasi tinggal wisatawan yang kini rata-rata sekitar empat hari.
CEO MMS Land, Andre Chandra Biantoro, menegaskan bahwa pembukaan hotel ini memberikan dampak ekonomi signifikan. “Crowne Plaza Labuan Bajo hadir mendukung pariwisata, MICE, dan ekonomi kreatif. Kami ingin membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025).
Data menunjukkan lebih dari 400 ribu wisatawan mengunjungi Labuan Bajo sepanjang 2024. Pada saat yang sama, sektor akomodasi dan kuliner di NTT tumbuh 13,28 persen, menunjukkan momentum positif bagi hadirnya hotel berkelas internasional seperti Crowne Plaza.
Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyambut baik pembukaan hotel tersebut sebagai bukti kolaborasi ideal antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun pariwisata berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya komitmen pelayanan profesional dan kepatuhan terhadap regulasi sejak tahap pembangunan.
Dari sisi operator, Cluster General Manager IHG Hotels & Resorts, Rajiv Srivastava, menjelaskan bahwa Crowne Plaza Labuan Bajo dirancang untuk merepresentasikan ketenangan dan energi khas Labuan Bajo. Dalam operasionalnya, MMS Land juga memberdayakan tenaga kerja lokal serta menjalankan berbagai program CSR, seperti penyaluran bantuan sembako dan dukungan pendidikan bagi anak-anak di Panti Rehabilitasi St. Damian, Binongko.
Sebagai bagian dari visi besar MMSGI, Crowne Plaza Labuan Bajo mengusung semangat “Berdayakan Masa Depan”, dengan pembangunan fasilitas hospitality yang berkelanjutan, inklusif, dan memiliki dampak sosial nyata.
Dengan filosofi lokal “Mai Ga Nggoleng Loce Halas Kapal, come and stay with us,” hotel ini mengajak wisatawan dunia merasakan keindahan autentik Labuan Bajo melalui layanan kelas dunia.
Hadirnya Crowne Plaza Labuan Bajo menandai babak baru bagi pariwisata Nusa Tenggara Timur, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai ikon premium Indonesia Timur yang siap bersaing di level global.
