Jakarta, TopBusiness—PT Diamond Citra Propertindo, Tbk., (kode saham: DADA) memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar di sejumlah media. Perseroan menegaskan bahwa informasi mengenai lokasi kantor yang disebut berada di warung kelontong tidak benar dan tidak sesuai fakta.
Bayu Setiawan, Direktur Diamond Citra Propertindo, menyampaikan bahwa Dave Apartment, yang menjadi sorotan pemberitaan, merupakan salah satu properti yang dikembangkan oleh Perseroan dan telah difungsikan sebagai lokasi resmi kantor operasional. “Kantor perusahaan berada di area komersial lantai GF yang juga dibangun dan dikelola langsung oleh DADA,” kata dia dalam siaran pers, hari ini.
“Tidak benar bahwa kantor kami berada di warung kelontong. Dave Apartment beserta area komersialnya merupakan proyek pengembangan kami sendiri dan menjadi lokasi resmi kantor perusahaan,” tegas Bayu Setiawan.
Sesuai Data BEI
Bayu menjelaskan bahwa Perseroan berkantor di alamat berikut, yang juga tercatat dalam data Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni berada di Jl. Palakali, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, menyatu dengan Dave Apartemen.
DADA berkantor di gedung yang dibangun di atas proyeknya di ground floor commercial area yang terdapat ATM BCA , BNI, Indomaret, Point,, Janji Jiwa, dan restoran What’s up.
“Alamat tersebut telah lama digunakan dalam seluruh kegiatan operasional dan administrasi resmi perusahaan,” tegas Bayu.
Menindaklanjuti permintaan otoritas bursa saham, perseroan juga telah memberikan dokumentasi berupa foto kondisi terbaru kantor, termasuk tampak depan bangunan dan penanda perusahaan.
Bayu menegaskan bahwa hingga saat ini Perseroan tidak memiliki informasi atau kejadian material yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha ataupun harga saham perusahaan. Apabila ke depan terdapat perkembangan penting, Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai peraturan yang berlaku.
Bayu menambahkan bahwa klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dalam setiap langkah bisnisnya.
