Mataram, BusinessNews Indonesia—Anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata RI, Taufan Rahmadi, mengharapkan investor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera mengimplementasikan pembangunan.
Dalam wawancara khusus dengan Majalah BusinessNews Indonesia di Mataram pekan kemarin, Taufan mengatakan, “Sekarang bolanya ada di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai badan yang bertanggung jawab penuh merealisasikan pembangunan KEK Mandalika ini.”
Dia menambahkan, tugas pokok ITDC ini mencari investor untuk berinvestasi di KEK ini, yang ditawarkan dalam beberapa paket. Paket ini meliputi pembangunan hotel, resort, dan pelabuhan yang bisa langsung digunakan kapal wisatawan asing luar negeri.
Dijelaskan, saat ini perkembangan keseriusan investor yang akan berinvestasi di pembangunan KEK Mandalika tidak terlihat.
Pembangunan yang terealisir hanya sebuah masjid yang terbesar kedua di NTB yakni Masjid Nurul Bilad.
“Itu kan bukan bagian dari investor, itu bagian dari infrastruktur yang dibangun pemerintah. Dan baru satu investor yang membangun yaitu Novotel saja,” kata dia.
