Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak lebih tinggi.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa (23/12/2025), memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Naik Hari Ini.
Saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin (22 Desember). Dow +0,47%, S&P 500 0,64%, dan Nasdaq 0,52%. Pasar naik karena kenaikan saham terkait kecerdasan buatan mendukung sentimen di awal pekan liburan yang dipersingkat. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,34% (-1,4 bps) menjadi 4,17%, sementara Indeks USD turun 0,33% menjadi 98,27.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Senin (22 Desember). Minyak WTI melonjak 2,57% menjadi USD 57,98/bbl, minyak Brent +2,60% menjadi USD 62,04/bbl, CPO naik 2,07% menjadi MYR 3.987, sementara emas naik 2,14% menjadi USD 4.481,2/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Senin (22 Desember), Nikkei 1,81%, Hang Seng 0,43%, dan Shanghai 0,69%.
IHSG naik 0,42% menjadi 8.645,84, dengan pembelian asing bersih sebesar Rp 1.340 miliar; Rp 779,6 miliar di pasar reguler dan Rp 560,4 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BUMI (Rp 432,5 miliar), diikuti oleh ANTM (Rp 394,0 miliar) dan EMAS (Rp 116,4 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBRI (Rp 238,7 miliar), diikuti oleh DEWA (Rp 131,1 miliar) dan BMRI (Rp 100,4 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah BUMI, BBCA, dan FILM, sedangkan saham-saham dengan pergerakan terendah adalah DCII, BMRI, dan BRPT.
Pagi ini, baik Kospi (0,83%) maupun Nikkei (0,01%) dibuka lebih tinggi. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak lebih tinggi hari ini di tengah sentimen positif dari pasar regional dan komoditas,” demikian sebagaimana dikutip.
