TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kapasitas Produksi Triwulan IV 2025 di 73,15%

Achmad Adhito
20 January 2026 | 08:26
rubrik: Ekonomi
Kegiatan Dunia Usaha Terlihat Meningkat

Penjualan Ponsel di ITC Roxy, Jakarta (Foto: Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha pada triwulan IV 2025 tetap terjaga. Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,61%.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, di Jakarta, kemarin.

Kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) tercatat positif dengan SBT tertinggi pada LU Jasa Keuangan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.

Kemudian, di LU Industri Pengolahan, LU Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, LU Informasi dan Komunikasi, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum.

“Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru sehingga mendorong permintaan domestik,” kata Ramdan.

Kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 tetap terjaga pada level 73,15%. Perkembangan kapasitas produksi ditopang oleh sejumlah LU, yaitu LU Pengadaan Listrik serta LU Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.

“Sementara itu, keuangan dunia usaha secara umum tetap dalam kondisi baik pada aspek Likuiditas maupun Rentabilitas, dengan akses kredit yang lebih mudah.”

Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan I 2026 meningkat dengan SBT sebesar 12,93%. Kegiatan usaha diprakirakan meningkat terutama pada LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sejalan dengan masuknya musim panen, serta LU Industri Pengolahan, LU Transportasi dan Pergudangan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.

Hal itu, kata Ramdan,  sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadan dan HBKN Idulfitri 1447 H.

BACA JUGA:   Industri Pengolahan Masih Kuat
Tags: kapasitas produksi industri nasionalkinerja dunia usaharamdan denny prakososurvei bank indonesia
Previous Post

EURO Disuspensi dalam Rangka Cooling Down

Next Post

Pasar bisa Lanjutkan Rebound, Saham Hari Ini: RATU, BUMI, PGAS, CPRO, ADRO, dan OASA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR