Jakarta, TopBusiness – Data perdagangan saham di BEI selama periode 23—30 Januari 2026 ditutup bervariasi.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI yaitu sebesar 29,28% menjadi Rp43,76 triliun, dari Rp33,85 triliun pada pekan sebelumnya.” kata Kautsar Primadi Nurahmad, sebagai Sekretaris PT Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, kemarin.
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan sebesar 1,59% menjadi 3,82 juta kali transaksi, dari 3,76 juta kali transaksi pada pekan lalu. Sedangkan data volume transaksi harian Bursa pada pekan ini mengalami perubahan yaitu sebesar 3,69% menjadi 63,3 miliar lembar saham, dari 65,73 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut berubah pada pekan ini, yaitu sebesar 6,94% sehingga ditutup pada level 8.329,606, dari posisi 8.951,010 pada pekan lalu.
Lalu, kapitalisasi pasar BEI turut mengalami perubahan sebesar 7,37% menjadi Rp15.046 triliun dari Rp16.244 triliun pada sepekan sebelumnya. Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp1,53 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp9,88 triliun.
