TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

2025, UMKM BISA Ekspor Fasilitasi 1.217 UMKM dan Hasilkan Transaksi USD 134,87 Juta

Agus Haryanto
6 February 2026 | 13:47
rubrik: Business Info
2025, UMKM BISA Ekspor Fasilitasi 1.217 UMKM dan Hasilkan Transaksi USD 134,87 Juta

foto: kemendag.go.id

Jakarta, TopBusiness – Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) telah berhasil mengajak UMKM untuk menjadi eksportir.

Sepanjang 2025, program yang dijalankan Kementerian Perdagangan ini telah memfasilitasi 1.217 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Total transaksi mencapai USD 134,87 juta.

“Kemendag membuka akses langsung UMKM ke pasar global melalui penjajakan bisnis (business matching). Sepanjang 2025, sebanyak 1.217 UMKM telah terfasilitasi dengan total transaksi yang dihasilkan sebesar USD 134,87 juta. Capaian ini membuktikan UMKM Indonesia punya kesempatan bersaing untuk diterima di pasar internasional,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan), dalam laman kemendag.go.id.

Total transaksi USD 134,87 juta terdiri atas purchase order sebesar USD 57,45 dan potensi transaksi USD 77,42. Terlaksana 622 kegiatan business matching yang terdiri atas 399 sesi pitching (presentasi UMKM ke perwakilan perdagangan RI di luar negeri) dan 223 pertemuan dengan buyer mancanegara. Mayoritas pertemuan terlaksana secara virtual melalui aplikasi konferensi daring.

Busan memaparkan, pitching dan business matching sepanjang 2025 paling banyak melibatkan mitra dari Uni Emirat Arab, disusul Hungaria, Hong Kong, Malaysia, dan Korea Selatan. Produk makanan dan minuman mendominasi pitching dan business matching dengan persentase sebesar 29,99 persen, diikuti produk perkebunan (14,91 persen), furnitur dan dekorasi rumah (10,94 persen), tekstil dan produk tekstil atau fesyen (10,94 persen), serta produk perikanan (5,63 persen).

Selain business matching reguler yang diadakan rutin tiap bulan, UMKM BISA Ekspor juga menginisiasi business matching tematik untuk menggaungkan fasilitasi UMKM yang inklusif. Business Matching Tematik Disabilitas digelar pada 26—29 September 2025, mempertemukan UMKM dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile, ITPC Osaka di Jepang, Atase Perdagangan RI Berlin di Jerman, dan Atase Perdagangan RI Bangkok di Thailand untuk mempromosikan produk kerajinan dan fesyen.

BACA JUGA:   Transaksi BEI Pekan Tumbuh 14,02% Menjadi 337 Ribu Kali
Tags: kemendag
Previous Post

Penjurian TOP BUMD Awards 2026: LRT Jakarta Pastikan Kesiapan Perusahaan Hadapi Lonjakan Penumpang

Next Post

Cadangan Devisa Januari Lebihi Standar Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR