TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

HMTP Pastikan Pembangunan Trans Papua Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat Papua

Albarsyah
7 February 2026 | 10:41
rubrik: BUMN
HMTP Pastikan Pembangunan Trans Papua Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat Papua

Jakarta, Topbusiness – Dalam rangka memastikan progres pembangunan Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim di Provinsi Papua Pegunungan (Proyek KPBU Trans Papua) berjalan sesuai rencana, Manajemen PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) dan PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP) yang merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh Konsorsium antara Hutama Karyadan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melakukan manajemen walk-through bersama dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua – Papua Pegunungan, Denny Firmansyah, PPK Trans Papua, Febryan Nurdiansyah, Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto, Plt. Direktur HMTP Kun Hartawan, dan EVP QHSSE Hutama Karya Andung Damar Sasongko pada Selasa (3/2).

“Kunjungan ke site ini merupakan agenda untuk memastikan bahwa pekerjaan proyek berjalan efektif, mengingat jalan ini merupakan akses penting masyarakat yang melintas dari Jayapura menuju Wamena dan sebaliknya. Maka, penting bagi kita selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di saat masa pengerjaan proyek berlangsung.” ujar Denny Firmansyah.

Kegiatan management walk-through ini difokuskan pada peninjauan langsung proses operasional pasca nataru dengan memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Adapun kegiatan ini diawali dengan peninjauan langsung pelaksanaan pekerjaan galian sepanjang koridor proyek, dimulai dari STA 0+000 sebagai titik awal hingga STA 50+140 sebagai titik akhir. Peninjauan ini dilakukan untuk mengevaluasi progres fisik, metode kerja yang diterapkan, kesiapan alat, serta potensi risiko teknis yang memerlukan penanganan segera. Selain itu, dilakukan peninjauan pemenuhan Indikator Kinerja Jalan (IKJ) selama Masa Konstruksi untuk memastikan bahwa aspek pelayanan jalan, keselamatan, dan keberlanjutan infrastruktur telah menjadi bagian integral dari pelaksanaan konstruksi.

BACA JUGA:   Holding RS BUMN Luncurkan Layanan Chatbot 24 jam

Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto menekankan pentingnya keterlibatan langsung manajemen dalam memastikan standar mutu pengerjaan. Ia menyatakan bahwa kehadiran perusahaan di Papua tidak hanya soal membangun jalan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami memastikan setiap tahapan konstruksi memenuhi standar keselamatan dan kualitas. Kehadiran kami di lapangan adalah wujud komitmen bahwa proyek ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Agung Fajarwanto.

Pembangunan proyek Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim ini akan dibangun sepanjang 50,14 KM dan menjadi akses vital yang menghubungkan tiga provinsi dan delapan kabupaten. Adanya pembangunan ini mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi logistik, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Papua.

Pembangunan proyek ini, ikut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dengan menyerap tenaga lokal sebanyak ±2.000 orang, khususnya untuk pekerjaan sipil, saluran dan pasangan batu kali, operator lapangan, flagman, serta tim keamanan. Hal ini menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal berperan aktif dalam pemerataan kesempatan kerja yang adil. “Hadirnya tenaga kerja lokal dalam pembangunan Jalan Trans Papua tidak hanya mempercepat proses konstruksi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar proyek yang menciptakan akses ekonomi berkelanjutan,” jelas Kun Hartawan.

HMTP berkomitmen memastikan setiap segmen yang dibangun memenuhi standar layanan jalan dengan menerapkan prosedur QHSSE (zero accident). Untuk mempercepat penyelesaian, sejumlah langkah telah ditempuh, antara lain penambahan alat berat, penerapan sistem kerja dua shift, penguatan tim borepile (pondasi dalam), serta koordinasi intensif dengan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) terkait yakni Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Diharapkan dengan penerapan langkah – langkah tersebut dapat menjadi landasan optimisme PT HMTP dalam menyelesaikan Proyek KPBU Trans Papua sesuai dengan rencana, sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah Papua.

Tags: PT Hutama Karya
Previous Post

Mengawali Februari, Investor Asing Masih Catatkan Nilai Beli Bersih

Next Post

Energi yang Bertanggung Jawab: Komitmen PHR Pulihkan Tanah demi Masa Depan Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR