
Jakarta, Thebusinessnew.co — Tingkat bunga BI Rate diperkirakan sulit untuk turun dalam dua tahun ke depan. Bank Indonesia tidak akan menurunkan bunga tersebut untuk merespons sejumlah hal. Antara lain, suku bunga di Amerika Serikat diperkirakan naik di Juli 2014 terkait pengurangan stimulus oleh The Federal Reserve.
Ekonom Standard Chartered Indonesia, Eric Sugandi, mengatakan hal itu di Jakarta hari ini.
Dia pun mengatakan, kini investor global menilai bahwa risiko krisis finansial di Eropa dan Amerika Serikat, sudah mengecil. Dan hal itulah yang membuat aliran dana di emerging market bisa kembali ke negara asal. Otomatis, mengurangi efek dari hal itu, BI Rate sulit diturunkan.
Kebijakan suku bunga di negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Inggris, akan tetap rendah di tahun 2014.
“Sementara, di negara emerging market dengan defisit transaksi berjalan besar, suku bunga cenderung naik di 2014,” kata Eric.
Adapun Managing Director Standard Chartered Indonesia, Fauzi Ichsan, mengatakan, BI Rate diprediksi naik 50 basis poin menjadi 8%. “Itu kami perkirakan terjadi di akhir tahun ini,” kata Fauzi. (DHI)
EDITOR: DHI