TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mandiri Sekuritas Rekomendasikan Buy Saham BFIN dan UNTR

Nurdian Akhmad
11 March 2026 | 10:07
rubrik: Business Info
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Analis dari Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli (buy) untuk saham BFI Finance Indonesia (BFIN) dan United Tractors (UNTR). Kedua saham tersebut dinilai masih memiliki potensi kenaikan harga seiring prospek kinerja perusahaan yang diperkirakan tetap solid dalam periode mendatang. 📈

Dalam laporan riset Investor Digest tertanggal 11 Maret 2026, analis menetapkan target harga Rp 1.280 per saham untuk BFIN dan Rp 34.000 per saham untuk UNTR.

Rekomendasi tersebut diberikan setelah mempertimbangkan prospek kinerja masing-masing emiten di tengah dinamika ekonomi dan industri yang terus berkembang. Kedua perusahaan dinilai memiliki fundamental bisnis yang kuat serta peluang pertumbuhan yang masih terbuka.

Sementara itu, dalam laporan yang sama, Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi neutral terhadap saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) dengan target harga Rp 1.600 per saham.

Analis menilai kinerja PGEO masih berpotensi tumbuh seiring peningkatan produksi serta upaya efisiensi biaya yang dilakukan perusahaan. Manajemen PGEO memproyeksikan pendapatan perusahaan pada 2026 berada di kisaran US$ 440 juta hingga US$ 450 juta, dengan EBITDA sekitar US$ 340 juta hingga US$ 350 juta dan laba bersih diperkirakan mencapai US$ 150 juta hingga US$ 160 juta.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan volume produksi sekitar 3% secara tahunan (year-on-year) serta strategi pengendalian biaya yang terus dijalankan perusahaan. Selain itu, beban MESOP (Management and Employee Stock Ownership Program) diperkirakan turun menjadi sekitar US$ 1,5 juta hingga US$ 1,9 juta, yang dinilai dapat membantu menjaga profitabilitas.

Perseroan juga melakukan langkah mitigasi risiko nilai tukar melalui kontrak lindung nilai Non-Deliverable Forward (NDF) guna mengurangi potensi dampak fluktuasi kurs terhadap kinerja keuangan.

BACA JUGA:   Berikut, Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini
Tags: mandiri sekuritasrekomendasi saham
Previous Post

Transformasi Digital dan Layanan Jemput Bola, BPR Bank Temanggung Perkuat Peran BUMD bagi UMKM

Next Post

OJK Proyeksi Kredit UMKM Tumbuh 7-9 Persen di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR