TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

David Hendradjid Rahardja Pimpin Transformasi PT Mitra Patriot

Agus Haryanto
12 March 2026 | 19:50
rubrik: Ekonomi
David Hendradjid Rahardja Pimpin Transformasi PT Mitra Patriot

Jakarta, TopBusiness — PT Mitra Patriot (Perseroda), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Bekasi, tengah menjalankan berbagai langkah transformasi guna memperbaiki kinerja perusahaan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Mitra Patriot (Perseroda), David Hendradjid Rahardja, saat memaparkan kinerja dan strategi perusahaan di hadapan Dewan Juri dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 di Jakarta.

David menjelaskan bahwa dirinya baru dilantik pada Juli 2025 untuk memimpin PT Mitra Patriot (Perseroda) selama lima tahun, hingga 2030. Dengan demikian, masa kepemimpinannya hingga saat ini belum genap satu tahun.

Ia mengungkapkan bahwa ketika pertama kali menerima amanah memimpin perusahaan, kondisi PT Mitra Patriot tidak berada dalam situasi yang mudah. Bahkan, ia mengingat sebuah pernyataan yang sempat disampaikan Wali Kota Bekasi saat peresmian kantor baru perusahaan di Jalan Sultan Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menyampaikan gurauan yang cukup menarik perhatian publik. Ia menyebut bahwa “hanya orang gila yang mau menjadi Direktur Utama Mitra Patriot.” Pernyataan tersebut mencerminkan kondisi perusahaan saat itu yang dinilai sedang menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait kewajiban dan utang kepada sejumlah pihak.

“Pada saat serah terima jabatan di awal Juli 2025, kondisi perusahaan memang bisa dikatakan sedang sakit. Namun bagi saya justru kondisi seperti itu menjadi tantangan tersendiri,” ujar David kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026.

Menurutnya, PT Mitra Patriot memiliki potensi bisnis yang cukup besar apabila dikelola dengan strategi yang tepat. Ia menilai perusahaan yang memulai dari kondisi minus justru memiliki peluang untuk menunjukkan pertumbuhan signifikan ketika berhasil memperbaiki kinerjanya.

BACA JUGA:   PUPR Selesaikan 120 Jembatan Gantung

Sebelum dipercaya memimpin PT Mitra Patriot (Perseroda), David memiliki latar belakang sebagai pengusaha swasta. Ia memulai berbagai usaha sejak tahun 2010 dan mengelola sejumlah perusahaan pribadi yang sebagian besar bergerak dalam kerja sama dengan pemerintah.

Pengalaman bisnisnya mencakup kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan negara. Ia pernah menjadi mitra kerja dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta menjalin kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

Selain dikenal sebagai pengusaha, David juga memiliki pengalaman di dunia politik sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

“Melalui berbagai proses dan jalan yang dibukakan oleh Tuhan, akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk memimpin PT Mitra Patriot (Perseroda). Pada Juli 2025 saya resmi dilantik oleh Wali Kota Bekasi, Bapak Tri Adhianto,” jelasnya.

Dalam pemaparan tersebut, David juga didampingi jajaran manajemen perusahaan, yaitu M. Yasir B.S. selaku General Manager, Reza Hasyimi Alie sebagai Manager Bisnis dan Kerja Sama, serta Vincentia Simarmata sebagai Staf Bisnis dan Kerja Sama.

Sejak awal menjabat, manajemen baru langsung melakukan sejumlah perubahan signifikan, salah satunya terkait lokasi kantor operasional perusahaan.

Kantor lama dinilai sudah tidak lagi mendukung kegiatan operasional secara optimal. Selain kondisi bangunan yang kurang memadai, lokasi tersebut juga kerap mengalami banjir ketika hujan deras.

Karena itu, manajemen memutuskan untuk mencari lokasi baru yang lebih representatif. Pilihan akhirnya jatuh pada sebuah lokasi di Jalan Sultan Agung, Kompleks Naga Swalayan.

Pada tahap awal, perusahaan hanya menyewa satu unit ruko sebagai kantor operasional. Namun seiring perkembangan kegiatan perusahaan, manajemen kemudian menambah satu unit ruko yang berada tepat di sebelahnya.

Dua ruko tersebut kemudian digabungkan menjadi kantor operasional yang lebih luas dan dinilai lebih mendukung aktivitas perusahaan. Menurut David, penambahan ruang kantor tersebut menjadi salah satu indikator bahwa perusahaan mulai menunjukkan perkembangan positif, meskipun perubahan manajemen belum berjalan satu tahun.

BACA JUGA:   Celios Temukan Potensi Pajak dari Orang Super Kaya Capai Rp524 Triliun

Selain perubahan kantor, perusahaan juga melakukan pembaruan identitas korporasi melalui proses rebranding, termasuk mengganti logo perusahaan.

Manajemen menilai logo lama sudah tidak lagi relevan dengan arah baru perusahaan. Karena itu, PT Mitra Patriot memperkenalkan logo baru yang memiliki sejumlah makna simbolis.

Logo tersebut mengandung elemen air yang melambangkan kehidupan dan keberlanjutan. Selain itu terdapat elemen matahari pada huruf “P” yang menggambarkan energi dan harapan baru bagi perusahaan, serta elemen perisai yang melambangkan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan usaha.

Sejalan dengan identitas baru tersebut, perusahaan juga memperkenalkan slogan baru, yaitu “Energi Baru Menggerakkan Ekonomi.”

Menurut David, slogan tersebut mencerminkan semangat manajemen baru untuk menghadirkan energi baru bagi perusahaan sekaligus berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian di Kota Bekasi.

Perubahan tidak hanya dilakukan pada aspek fisik dan identitas perusahaan. Manajemen juga melakukan restrukturisasi besar pada sumber daya manusia.

Sejak awal kepemimpinannya pada Juli 2025, tidak ada lagi karyawan dari manajemen lama yang melanjutkan pekerjaan di perusahaan tersebut. Manajemen baru melakukan restrukturisasi secara menyeluruh dan membangun organisasi perusahaan dari awal.

David bahkan menyebut dirinya sebagai karyawan pertama yang aktif bekerja di perusahaan setelah proses pelantikan. Setelah itu, perusahaan secara bertahap mulai melakukan perekrutan karyawan baru.

Proses perekrutan dilakukan untuk membentuk struktur organisasi yang lebih solid dan profesional. Seiring berjalannya waktu, jumlah karyawan perusahaan pun terus bertambah.

Hingga Maret 2026, PT Mitra Patriot (Perseroda) telah merekrut sekitar 70 orang karyawan. Dari jumlah tersebut, sekitar 47 orang bekerja di kantor pusat, sementara sisanya ditempatkan pada unit operasional serta kegiatan lapangan.

Berbagai langkah transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen baru untuk memperbaiki kondisi perusahaan sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi pengembangan usaha PT Mitra Patriot (Perseroda) di masa depan.

Previous Post

Inovasi dan Efisiensi Tingkatkan Performa BPR Bahteramas Buton, Catat Lonjakan Laba 295 Persen

Next Post

Hasil RUPS Tahunan Tahun 2026 PT Federal International Finance

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR