TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ide Trading Hari Ini, Koleksi Saham: ELSA, BIPI, BULL, VKTR, PTRO, dan SOCI

Busthomi
16 March 2026 | 09:03
rubrik: Capital Market
Hari Ini, Buy Enam Saham Pilihan Ini: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, MBMA, dan VKTR

Ilustrasi trading saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Hasil AI ChatGPT

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 3.05%, disertai dengan net sell asing ~222 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBNI, BBRI, GOTO, dan INDF.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman,  IHSG berpotensi kembali melanjutkan koreksi hari ini seiring dengan pelemahan bursa US.

“Dengan level Support IHSG diperkirakan di rentang 7000-7080 dan level Resist IHSG diproyeksi di kisaran 7170-7200,” ujar dia, dalam risetnya, Senin (16/3/2026).

Trading Idea hari ini: ELSA, BIPI, BULL, VKTR, PTRO, dan SOCI

  • ELSA Buy on Weakness dengan area beli di 690-710, cutloss di bawah 690. Target dekat di 740-750.
  • BIPI Spec Buy dengan area beli di 200-208, cutloss di bawah 200. Target dekat di 216-220.
  • BULL Buy on Weakness dengan area beli di 320-330, cutloss di bawah 314. Target dekat di 340-350.
  • VKTR Buy on Weakness dengan area beli di 655-670, cutloss di bawah 650. Target dekat di 690-715.
  • PTRO Buy on Weakness dengan area beli di 4400-4500, cutloss di bawah 4400. Target dekat di 4620-4700.
  • SOCI Buy on Weakness dengan area beli di 406-418, cutloss di bawah 400. Target dekat di 420-428.       

Global Overnight Review

Wall Street Jatuh Lagi, S&P 500 Cetak Level Terendah 2026. Indeks-indeks Wall Street melanjutkan penurunan pada penutupan perdagangan Jumat (13/3).

Indeks turun ke level terendah sepanjang tahun ini seiring kenaikan harga minyak akibat konflik Iran yang meningkatkan kekhawatiran investor terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.

Indeks S&P 500 turun 0,61%, Nasdaq Composite melemah 0,93%, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,26%.

BACA JUGA:   Akhir Sesi, Indeks di Zona Hijau

Di tengah tekanan pasar saham, harga minyak dunia justru melanjutkan rally. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 3,11% (US$ 98,71/bbl) dan harga minyak Brent menguat 2,67% (US$ 103,14/bbl).

Kenaikan harga minyak dipicu oleh ketegangan geopolitik setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi perdagangan minyak dunia, seharusnya tetap ditutup sebagai ‘alat untuk menekan musuh’.

Namun, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mencoba meredakan kekhawatiran tersebut. Dalam konferensi pers di Pentagon, ia mengatakan bahwa penutupan jalur tersebut telah ditangani sehingga tidak perlu dikhawatirkan berlarut-larut.

Bursa Asia Melemah, Indeks Nikkei 225 dan Indeks Kospi Anjlok 1%. Bursa Asia mayoritas melemah pada perdagangan Jumat pekan lalu (13/3). Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,16%.

Sejalan, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,98%. Sementara itu, indeks Taiex Taiwan turun 0,54%, indeks Kospi Korea Selatan berkurang 1,72%, indeks ASX 200 Australia melemah 0,14%.

Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,27% dan FTSE Malay KLCI melemah 0,71%. Pasar Asia-Pasifik melemah karena harga minyak melonjak akibat kekhawatiran baru bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat semakin mempersempit pasokan energi, menimbulkan kekhawatiran akan penurunan ekonomi global.

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengatakan dalam pidato Kamis (12/3) malam bahwa Selat Hormuz, jalur vital untuk perdagangan minyak global, harus tetap ditutup dan Teheran dapat membuka front lain dalam perang jika konflik berlanjut.

Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran, Alireza Tangsiri, juga menegaskan kembali ancaman tersebut dalam sebuah unggahan media sosial, memperingatkan tentang “pukulan terkeras bagi musuh agresor.” (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

JCI Diperkirakan Turun di Awal Pekan

Next Post

IHSG Melemah pada Pembukaan Perdagangan Senin Pagi, Tekanan Jual Mendominasi Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR