TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BNI Sekuritas: Bearish bisa Berlanjut, Koleksi Saham SCMA, EMAS, BBRI, UNTR, INDY, dan AADI

Busthomi
27 March 2026 | 08:05
rubrik: Capital Market
Indeks Masuki Downtrend, Perhatikan Saham Ini

Ilustrasi pergerakan saham yang sedang memerah. FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 1.89%, disertai dengan net sell asing ~1.93 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BBNI, GOTO dan ANTM.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, laju IHSG berpotensi sideways cenderung melemah hari ini.

“Dengan level Support IHSG diperkirakan di kisaran 7075-7130 dan level Resist IHSG diproyeksi di rentang 7200-7250,” ujar dia, dalam risetnya, Jumat (27/3/2026).

Trading Idea hari ini: SCMA, EMAS, BBRI, UNTR, INDY, dan AADI

  • SCMA Spec Buy dengan area beli di 266-270, cutloss di bawah 264. Target dekat di 274-284.
  • EMAS Spec Buy dengan area beli di 8300-8400, cutloss di bawah 8200. Target dekat di 8700-8900.
  • BBRI Spec Buy dengan area beli di 3460-3490, cutloss di bawah 3440. Target dekat di 3550-3610.
  • UNTR Spec Buy dengan area beli di 30400-30800, cutloss di bawah 30000. Target dekat di 31100-31500.
  • INDY Spec Buy dengan area beli di 3110-3170, cutloss di bawah 3100. Target dekat di 3230-3300.
  • AADI Buy if Break 11025, dengan target dekat di 11175-11275. Cutloss di bawah 10825.

Global Overnight Review

Nasdaq Terkoreksi, Wall Street Tertekan Imbas Ketegangan Timur Tengah. Wall Street ditutup melemah pada Kamis (26/3), dipimpin oleh indeks Nasdaq yang turun lebih dari 2% dan terkoreksi.

Pelemahan terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya terkait ketegangan antara AS, Israel, dan Iran. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,01%, S&P 500 merosot 1,74%, dan Nasdaq Composite melemah 2,38%.

Sentimen pasar tertekan oleh kenaikan harga minyak akibat kekhawatiran terganggunya pasokan dari kawasan Timur Tengah, terutama di Selat Hormuz.

BACA JUGA:   WIKA Rintis Kerja Sama dengan Tanzania

Harga minyak mentah AS naik 4,6%, sementara Brent melonjak 5,7%. Saham Meta Platforms anjlok hampir 8% dan Alphabet turun lebih dari 3% setelah putusan juri dalam gugatan yang menuduh perusahaan media sosial merugikan anak-anak.

Di sektor teknologi, saham semikonduktor juga tertekan. Saham Nvidia, yang dikenal sebagai pemimpin chip kecerdasan buatan, turun lebih dari 4%.

Sedangkan, saham perusahaan tambang emas yang tercatat di AS justru turun lebih dari 4% seiring penurunan harga emas lebih dari 2%.

Bursa Asia Melemah, Iran Tolak Negosiasi Langsung dengan AS. Pasar saham Asia-Pasifik kompak turun pada perdagangan Kamis (26/3).

Pergerakan tersebut seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah Iran menegaskan tidak akan melakukan negosiasi langsung dengan AS.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa meskipun Iran tengah meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri perang, hal itu tidak berarti adanya pembicaraan langsung antara kedua negara.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang terjadi hanya melalui perantara. “Pertukaran pesan antara kedua negara melalui mediator tidak berarti negosiasi dengan AS,” ujarnya, Kamis (26/3).

Sebelumnya, media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa negara tersebut akan menolak tawaran gencatan senjata dari AS dan telah menyiapkan syaratnya sendiri untuk mengakhiri konflik.

Di pasar saham, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,27%, Kospi Korea Selatan menurun 3,22%, S&P/ASX 200 Australia melemah 0,10% dan Hang Seng Hong Kong turun 1,89%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: saham
Previous Post

Hari Ini, BEI Suspensi MLPT

Next Post

Akhir Pekan Ini, JCI Diperkirakan Turun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR