TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Anjlok pada Pembukaan Perdagangan, Saham Perbankan Jadi Penekan Utama

Agus Haryanto
30 March 2026 | 09:26
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Senin (30/03/2026) awal pekan dibuka melemah tajam. IHSG tercatat turun 76,53 poin atau 1,08 persen ke level 7.020,53. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan ikut terkoreksi 11,00 poin atau 1,53 persen ke posisi 707,96.

Pada sesi awal perdagangan pagi sekitar pukul 09.00–09.15 WIB, tekanan jual terlihat cukup dominan. Aktivitas transaksi tercatat mencapai sekitar Rp2,1 triliun dengan volume perdagangan berkisar 5,3 miliar saham dan frekuensi lebih dari 260 ribu kali transaksi. Mayoritas saham berada di zona merah, mencerminkan sentimen negatif yang cukup luas di pasar pada awal pekan ini.

Pelemahan IHSG pada pembukaan hari ini terutama dipicu oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk melemah ke kisaran 7.100 atau turun sekitar 75 poin. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk turun ke level 3.830 atau terkoreksi sekitar 80 poin. PT Bank Mandiri Tbk ikut melemah ke 5.175 atau turun sekitar 100 poin. Sementara itu, PT Telkom Indonesia Tbk turun ke posisi 3.470 atau melemah sekitar 70 poin, dan PT Astra International Tbk terkoreksi ke level 6.500 atau turun sekitar 175 poin.

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang masih mampu menahan pelemahan indeks. Salah satunya PT United Tractors Tbk yang bergerak menguat sekitar 575 poin pada awal perdagangan, sehingga sedikit menahan tekanan yang lebih dalam pada IHSG.

Secara sektoral, tekanan paling besar berasal dari sektor keuangan dan saham-saham blue chip yang memiliki bobot besar dalam pergerakan indeks. Koreksi pada saham perbankan menjadi faktor utama penekan IHSG karena dominasi sektor ini dalam kapitalisasi pasar.

BACA JUGA:   KAI Ubah Komite Audit

Dari sisi analisis, pelemahan IHSG pada awal pekan ini menunjukkan adanya kecenderungan aksi jual investor atau risk-off, terutama setelah indeks berada di area tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Investor cenderung melakukan profit taking, khususnya pada saham-saham unggulan yang sebelumnya telah mengalami penguatan signifikan.

Selain itu, sentimen eksternal juga turut memengaruhi pergerakan pasar. Ketidakpastian global, termasuk arah kebijakan suku bunga dan dinamika ekonomi dunia, membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dan mengurangi eksposur pada aset berisiko.

Secara teknikal, posisi IHSG yang berada di kisaran 7.020 mendekati level support psikologis di 7.000. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Jika IHSG mampu bertahan di atas level tersebut, terdapat peluang terjadinya rebound terbatas. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan menembus level tersebut, maka indeks berpotensi melanjutkan pelemahan ke kisaran 6.900.

Untuk perdagangan selanjutnya, pelaku pasar diperkirakan akan mencermati pergerakan saham-saham perbankan, arus dana asing, serta sentimen global yang berkembang sepanjang hari. Potensi rebound masih terbuka apabila terjadi aksi beli pada harga rendah, namun tekanan jual diperkirakan masih akan membayangi pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

Data: AI

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Kampung Laos Jadi Program CSR Unggulan PLN UP Merah Mata

Next Post

Informasi Terkini: Trafik Arus Balik Lebaran di JTTS Periode 28 Maret 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR