Jakarta, BusinessNews Indonesia – Sentimen akibat pernyataan-pernyataan Presiden AS Donald Trump kembali memicu Bursa saham Amerika Serikat (AS) merosot. Aksi jual dari investor melanda bursa AS dalam perdagangan akhir pekan ini.
Mereka khawatir dengan memanasnya perang dagang antara AS dan China menyusul kebijakan negeri Paman Sam itu untuk menerapkan tarif impor tambahan terhadap produk China. Upaya itu direspons lebih agresif dari China yang juga akan menerapkan kebijakan tarif tinggi serta melepas obligasi di AS.
Berdasaran data Bloomberg, Sabtu (7/4), Indeks S&P 500 merosot 2,2% dan Dow Jones Industrial Average turun 2,3%. Diikuti oleh penurunan Indeks Nasdaq Composite sebesar 2,3% dan Indeks Stoxx Europe 600 yang turun 0,4% serta MSCI All-Country World Index yang turun 1,2%.
Seperti dilansir Bloomberg, kepala strategi pasar New York Securities Corp Donald Selkin mengatakan, kondisi pasar pada akhir pekan ini cukup buruk. “Hal terburuk yang ingin kamu lihat adalah pasar yang buruk pada hari Jumat. karena kemudian orang menjadi panik selama akhir pekan,” kata Donald.
